Percepat Pembangunan Istana Negara Sebelum HUT RI, Pekerja IKN Wajib Lembur hingga Malam
Kamis, 6 Juni 2024 | 15:28 WIB
Penajam Paser Utara, Beritasatu.com - Menjelang peringatan HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), seluruh pekerja kontruksi proyek pembangunan istana negara diminta bekerja lebih cepat. Bahkan, seluruh pekerja proyek pembangunan Istana Negara di IKN diminta bekerja lembur hingga malam hari.
Upacara HUT ke-79 RI di IKN tinggal dua bulan lagi. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat proses pembangunan istana negara di IKN.
Salah satu pekerja kontruksi Istana Negara IKN, Azhar mengatakan seluruh pekerja kontruksi yang terlibat dalam proyek pembangunan Istana Negara di IKN, diminta agar bekerja lebih cepat guna mengejar target penyelesaian pembangunan istana negara. Bahkan, tak sedikit pekerja konstruksi di proyek pembangunan Istana Negara, yang diminta untuk bekerja lembur hingga malam hari.
Hal itu dilakukan, lantaran pemerintah ingin menuntaskan pembangunan Istana Negara yang baru di IKN sebelum upacara HUT ke-79 RI yang rencananya bakal digelar di IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang.
“Iya buat upacara ini, iya ada lemburnya sampai jam 22.00 malam sih,” ujar Azhar saat ditemui Beritasatu.com di lokasi proyek pembangunan Istana Negara di IKN, Kamis (6/6/2024).
Menurutnya, selain menambah jam kerja, pemerintah juga terus menambah jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam proyek pembangunan Istana Negara di IKN. Penambahan tenaga kerja ini perlu dilakukan guna mengejar target penyelesaian pembangunan Istana Negara yang ditargetkan bisa rampung sebelum 17 Agustus 2024.
“Tambah orang juga, iya tergantung timnya sih ya, tergantung timnya, masing-masing itu nambah orang,” imbuhnya.
Sementara itu, upaya percepatan pembangunan Istana Negara di IKN ini, telah dilakukan pemerintah sejak awal 2024, sehingga diharapkan progres pembangunan Istana Negara bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




