Terendam Banjir, Ratusan Hektare Tanaman Padi di Tulang Bawang Terancam Gagal Panen
Kamis, 30 Januari 2025 | 11:18 WIB
Tulang Bawang, Beritasatu.com - Ratusan hektare tanaman padi milik petani di Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung terendam banjir, Rabu (29/1/2025).
Dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter hingga 40 sentimeter menyebabkan kondisi tanaman padi mulai rusak dan membusuk. Kondisi tersebut menyebabkan para petani terancam gagal panen.
Akibat intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Lampung sejak satu pekan terakhir, ratusan hektare tanaman padi milik petani terendam banjir.
Ratusan hektare sawah yang terendam banjir ini berada di Kampung Sido Mekar, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Saat ini, padi-padi itu seperti berada di dalam danau.
Banjir yang merendam ratusan hektare sawah di Kampung Sido Mekar ini menutupi tanaman padi yang baru berumur sekitar dua minggu hingga satu bulan.
Selain akibat curah hujan yang tinggi, terendamnya ratusan hektare tanaman padi di Kampung Sido Mekar ini akibat meluapnya Sungai Way Pidada yang menyebabkan jebolnya tanggul penahan banjir. Kondisi banjir diperparah dengan dangkalnya aliran air di tanggul.
Suwito (50), salah seorang petani di Kampung Sido Mekar mengatakan, banjir yang tidak kunjung surut menyebabkan tanaman padi mereka rusak dan terancam gagal panen.
Baca Juga: Banjir di Perumahan Villa Kencana Cikarang Masih Belum Surut, Aktivitas Warga Terganggu
"Kalau banjir yang merendam sawah tidak lekas surut, dipastikan bakal terjadi gagal panen dan petani merugi. Kemungkinan sangat kecil untuk bisa panen," kata Suwito.
Hal senada diungkapkan oleh Suyanto (41), petani lainnya di Kampung Sido Mekar. Menurut Suyanto, dampak utama dari banjir di Lampung yang merendam tanaman padi adalah petani terancam gagal panen.
Petani berharap Dinas Pertanian Tulang Bawang dapat memberikan bantuan bibit padi untuk mengganti tanaman padi yang terendam banjir di Lampung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




