ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

12 Rumah untuk Anak Rentan di Sumbawa Hampir Siap Huni

Jumat, 25 April 2025 | 17:00 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Yayasan Peduli Anak sudah membangun 12 rumah siap huni untuk anak rentan di Sumbawa.
Yayasan Peduli Anak sudah membangun 12 rumah siap huni untuk anak rentan di Sumbawa. (Yayasan Peduli Anak/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 12 rumah untuk anak rentan di Sumbawa telah dibangun oleh Yayasan Peduli Anak dan hampir siap dihuni. Namun, tanpa dukungan tambahan, lebih dari 150 anak belum bisa tinggal di sana karena rumah-rumah itu masih kosong tanpa tempat tidur, lemari, dan perlengkapan dasar lainnya.

Meski bangunan berdiri kokoh dan ruang kelas sudah siap, anak-anak yang sudah dirujuk untuk menempati fasilitas tersebut masih harus tinggal di tempat yang tidak aman. Para ibu asuh telah dilatih, dan lingkungan telah disiapkan untuk menjadi tempat yang layak bagi anak-anak yang selama ini hidup dalam kerentanan. Sayangnya, 12 rumah untuk anak rentan di Sumbawa itu masih belum bisa difungsikan sepenuhnya karena belum dilengkapi perabotan penting.

“Sudah ada 150 anak yang menanti untuk tinggal di siniMereka datang dari latar belakang yang penuh tantangan—tanpa tempat tinggal tetap, putus sekolah, bahkan ada yang mengalami kekerasan,” ujar ,Chaim Joel Fetter, pendiri Yayasan Peduli Anak dalam keterangan resmi, Jumat (25/4/2025). 

ADVERTISEMENT

Proyek pembangunan ini sudah berjalan selama hampir lima tahun dan didukung oleh berbagai pihak. Lebih dari 8.000 orang Indonesia telah menyumbang, mulai dari anak sekolah yang membuat aksesori untuk dijual hingga pengusaha lokal yang menggelar penggalangan dana untuk anak rentan di Sumbawa. Beberapa perusahaan besar seperti ING Bank, PT Bayan Resources, TOTO, dan Avian Paints juga ikut mendukung dengan donasi peralatan, bahan bangunan, dan dana.

Fetter juga telah menghubungi CEO IKEA Indonesia dan pihak Electrolux Professional untuk bantuan tambahan. Electrolux sudah memberikan respons positif untuk dukungan peralatan dapur, sementara IKEA masih ditunggu konfirmasinya. Harapannya, IKEA bisa membantu melengkapi kebutuhan furnitur agar rumah bisa segera dihuni.

Namun, lebih dari sekadar bangunan fisik, Fetter berharap proyek 12 rumah untuk anak rentan di Sumbawa ini bisa menjadi model nasional untuk pengasuhan anak yang lebih layak. “Bayangkan jika pendekatan ini bisa ditiru oleh komunitas dan pemerintah di daerah lain. Mungkin suatu hari nanti, tidak ada lagi anak Indonesia yang harus tidur di lantai,” katanya.

Dengan waktu peresmian yang tinggal beberapa bulan lagi, Yayasan Peduli Anak masih membutuhkan satu dorongan terakhir yaitu tempat tidur dan perlengkapan rumah tangga dasar untuk anak rentan di Sumbawa. "Ini bukan soal mewah, ini soal martabat. Memberi mereka kesempatan untuk menikmati masa kecil yang layak," ujar Fetter.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon