Top 5 News: Korban KM Barcelona hingga Kronologi Ayah Sarwendah Wafat
Senin, 21 Juli 2025 | 07:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah artikel di Beritasatu.com masuk dalam top 5 news, sejak Minggu (20/7/2025) hingga Senin (21/7/2025) pagi WIB.Artikel yang diminati pembaca ini memiliki tema yang beragam.
Berikut top 5 news Beritasatu.com:
1. Bakamla Kerahkan KN Gajah Laut untuk Evakuasi Korban KM Barcelona
Tragedi kebakaran kapal penumpang KM Barcelona V di perairan sekitar Pulau Talise, Likupang, Minahasa Utara pada Minggu (20/7/2025) memicu aksi penyelamatan cepat dari sejumlah instansi. Salah satunya datang dari Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Bakamla Zona Tengah langsung mengerahkan kapal KN Gajah Laut untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi penumpang yang berada dalam kondisi panik dan membahayakan nyawa.
“Kami mengerahkan KN Gajah Laut guna mengevakuasi para penumpang KM Barcelona,” ungkap Kepala Zona Tengah Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla Teguh Prasetya, dalam keterangannya dari Manado.
2. Indef Ungkap Biang Kerok Beras Oplosan Beredar di Pasaran
Institute For Development of Economics and Finance (Indef) mengungkapkan praktik beras oplosan yang tak sesuai takaran dan melebihi harga eceran tertinggi (HET) mencerminkan adanya ketimpangan informasi antarpelaku distribusi.
“Fenomena ini memperlihatkan adanya asymmetry of information antara produsen, distributor, dan konsumen,” ujar Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef Rizal Taufikurahman kepada Beritasatu.com, Minggu (20/7/2025).
Ia menjelaskan, ketidakseimbangan informasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam distribusi beras membuka peluang bagi salah satu pihak untuk mengambil keuntungan secara tidak adil. Praktik semacam ini, menurutnya, menjadi akar masalah dalam rantai distribusi beras.
3. Puluhan Ribu Warga Israel Berunjuk Rasa di Tel Aviv
Aksi protes besar kembali mengguncang jantung Kota Tel Aviv, Israel. Puluhan ribu warga Israel turun ke jalan pada Sabtu (19/7/2025), menuntut pemerintah segera menyepakati pertukaran tahanan dengan Hamas guna membebaskan seluruh sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.
Dilaporkan surat kabar Yedioth Ahronoth, para demonstran memulai aksi dari Hostage Square menuju kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan HaYarkon. Mereka mengusung spanduk dan meneriakkan seruan agar perang segera dihentikan dan semua sandera dibebaskan.
Menariknya, dalam barisan demonstran juga terlihat beberapa mantan sandera yang sebelumnya telah dibebaskan oleh Hamas. Kehadiran mereka menjadi simbol dan pengingat kuat akan nasib ratusan orang lainnya yang masih berada dalam penyanderaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




