Protes Jalan Rusak, Warga Konawe Tanam Pisang hingga Ancam Mogok
Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:26 WIB
Konawe, Beritasatu.com – Ratusan warga dari dua kecamatan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara yakni Kecamatan Lambuya dan Puriala kompak memblokade total jalan poros Lambuya–Motaha, Sabtu (26/7/2025).
Blokade dipusatkan di Desa Meraka hingga Desa Tanggobu, sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki sejak puluhan tahun terakhir.
Warga membentangkan kayu gelondongan, menumpuk batu besar, hingga menanam pohon pisang dan singkong di tengah jalan.
Jalan poros Lambuya Motaha merupakan akses vital penghubung berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Konawe menuju Konawe Selatan, Bombana, hingga Kota Kendari.
Selain menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian dan perkebunan, ruas jalan ini juga menjadi akses penting bagi anak-anak sekolah dan layanan kesehatan masyarakat.
Kondisi jalan yang berlubang besar, bergelombang, dan tergenang air saat musim hujan, menurut warga, telah menyebabkan banyak kecelakaan dan kerusakan kendaraan. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Warga menyatakan bahwa blokade ini akan berlangsung tanpa batas waktu hingga ada tanggapan serius dari pemerintah. Bahkan, mereka berencana melayangkan surat resmi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe agar sekolah-sekolah di wilayah terdampak diliburkan sementara karena akses jalan yang tertutup total.
Tak hanya itu, warga juga mengultimatum akan menggelar aksi lanjutan berupa mogok aktivitas sosial dan ekonomi secara besar-besaran jika tuntutan mereka diabaikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




