Jadi Ajang Tenangkan Pikiran, Lomba Melamun Diminati Ratusan Peserta
Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:11 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com - Siapa sangka bila melamun yang acap kali menjadi solusi sesaat untuk mengurai simpul-simpul masalah justru menjadi perlombaan yang unik.
Di tengah ingar bingar perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di daerah Kotagede, Yogyakarta justru mengadakan lomba melamun yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah.
Perlombaan unik ini disambut antusias oleh banyak peserta. Bahkan ada juga peserta yang niat menggunakan kostum-kostum unik seperti lebah, buket bunga, hingga kostum dispenser mermaid berkepala galon yang memicu gelak tawa penonton. Berdurasi kurang lebih satu jam, para peserra hanya berdiam diri dengan berbagai ekspresi melamunnya.
Salah seorang peserta asal Jakarta, Alvina, mengungkapkan alasannya mengikuti lomba selain sebagai ajang untuk menenangkan pikiran. Menurut perempuan berusia 25 tahun ini, lomba melamun sangat sesuai dengan kehidupannya yang telah memasuki quarter life crisis alias krisis perempat baya.
"Pada bulan ini umur saya 25 atau quarter life crisis, jadi mencari lomba yang cocok buat orang dewasa yaitu lomba melamun, karena semakin dewasa semakin banyak pikiran dan kegiatan sehingga susah cari waktu buat melamun, akhirnya ikut lomba ini," kata Alvina, Senin (18/8/2025).
Lomba melamun ini digelar semata untuk menyemarakkan HUT ke-80 RI. Melihat antusiasme peserta yang begitu besar, panitia berencana menggelar lomba ini secara rutin setiap tahun.
"Pesertanya ada beberapa dari luar kota, tetapi paling banyak dari Yogyakarta. Ini baru pertama kali diadakan terinspirasi dari Jepang," jelas Primastri Jati, penyelenggara lomba.
Banyak alasan yang diungkapkan oleh peserta mengikuti lomba ini, mulai dari persoalan cinta, keluarga, hingga gaji yang tidak sesuai dengan ekspektasi.
Lomba dilaksanakan dalam dua putaran, mulai eliminasi hingga babak final. Terdapat tiga kategori yang dinilai, yaitu si paling bertahan lama, si paling macak, dan si paling ekspresif. Peserta bahkan dinilai langsung oleh juri dengan latar belakang ilmu psikologi untuk menilai kondisi melamunnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




