ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bergerak Cepat, Kemensos Data Ahli Waris 4 Korban Meninggal Peringatan Maulid di Bogor

Selasa, 9 September 2025 | 20:40 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Kemensos mendata para korban meninggal dan luka-luka dalam musibah robohnya bangunan majelis taklim saat peringatan Maulid Nabi pada Minggu, 7 September 2025.
Kemensos mendata para korban meninggal dan luka-luka dalam musibah robohnya bangunan majelis taklim saat peringatan Maulid Nabi pada Minggu, 7 September 2025. (Istimewa)

Bogor, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemensos) berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Pemerintah Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Bogor mendata para korban meninggal dan luka-luka dalam musibah robohnya bangunan majelis taklim saat peringatan Maulid Nabi pada Minggu (7/9/2025). 

Langkah ini dilakukan dalam rangka pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal dan luka dalam peristiwa tersebut.

"Arahan Pak Mensos Gus Ipul, kami diminta segera berkoordinasi dan memberikan bantuan juga santunan. Minggu kejadian kami langsung ke lokasi," kata Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor, Danu Ardhiarso dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, insiden itu terjadi saat peringatan Maulid Nabi yang diikuti sekitar 150 jamaah ibu-ibu. Namun, bangunan majelis taklim diduga tidak kuat menahan beban. Sehingga ambruk dan menimpa jamaah yang hadir. Akibatnya, dari data sementara terdapat empat orang meninggal dunia dan korban luka mencapai 127 orang.

Adapun identitas korban meninggal, yakni Irni Susanti (48); Yuli (34); Nurhayati (51); dan Ulan (64). Santunan bakal diberikan kepada masing-masing ahli waris yang merupakan suami maupun anak korban.

Danu mengatakan, pihaknya juga akan memberikan dukungan psikososial terhadap keluarga korban meninggal maupun luka-luka.

"Melakukan pendampingan, pendekatan dan pemberian layanan konseling oleh tim psikolog kepada keluarga korban," ujarnya.

Selain itu, Kemensos juga bakal memberikan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, kornet, sarden, kecap dan abon sapi. Kemudian, biskuit kaleng, madu, susu, gula merah, kacang hijau dan minuman sari buah.

Lalu, ada juga bantuan berupa alat kebersihan diri seperti sabun mandi, sampo, pasta gigi, sikat gigi, deterjen, sabun cuci piring, tisu dan handuk.

Santunan kematian juga sudah disiapkan untuk segera didistribusikan ke keluarga korban.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cak Imin Pastikan Penerima Bansos untuk Judol Akan Langsung Dicoret

Cak Imin Pastikan Penerima Bansos untuk Judol Akan Langsung Dicoret

NASIONAL
Gus Ipul Ajak Kiai Madura Sukseskan Program Prioritas Prabowo

Gus Ipul Ajak Kiai Madura Sukseskan Program Prioritas Prabowo

NASIONAL
Mensos Ungkap Awal Mula Muncul Harga Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700.000

Mensos Ungkap Awal Mula Muncul Harga Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700.000

NASIONAL
Mensos Pastikan Tak Ada Kebocoran Anggaran Sepatu Rp 27 M

Mensos Pastikan Tak Ada Kebocoran Anggaran Sepatu Rp 27 M

NASIONAL
Anggaran Sepatu Rp 27 M, Gus Ipul Akui Adanya Kendala SDM

Anggaran Sepatu Rp 27 M, Gus Ipul Akui Adanya Kendala SDM

NASIONAL
Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27,5 Miliar, DPR Minta Transparansi

Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27,5 Miliar, DPR Minta Transparansi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon