ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tanggap Darurat, Kemensos Suplai Kebutuhan Korban Banjir Bandang Nagekeo

Minggu, 14 September 2025 | 22:51 WIB
YM
YM
Penulis: Yurike Metriani | Editor: YM
Kementerian Sosial RI melalui Tagana dan Sentra Efata Kupang menyalurkan bantuan logistik serta menyiapkan dapur umum lapangan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, NTT, Minggu, 14 September 2025.
Kementerian Sosial RI melalui Tagana dan Sentra Efata Kupang menyalurkan bantuan logistik serta menyiapkan dapur umum lapangan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, NTT, Minggu, 14 September 2025. (Dokumentasi/Dit PSKBA)

Nagekeo, Beritasatu.com – Banjir bandang menerjang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (8/9/2025). Bencana yang dipicu hujan besar dan meluapnya Sungai Lewoledeho ini berdampak besar bagi masyarakat sehingga ditetapkan status tanggap darurat. Berdasarkan data sementara, enam orang meninggal dunia, tiga orang masih dalam pencarian, serta sejumlah korban luka masih dalam perawatan.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, Tagana, dan unsur terkait terus berupaya memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Penanganan darurat dilakukan secara terpadu agar masyarakat bisa segera bangkit dari situasi sulit ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/9/2025).

ADVERTISEMENT

Korban meninggal dunia akibat bencana ini terdiri dari Egidius Sopi Bela (35) dan Fancelina Meli Boa (60), keduanya warga Desa Sawu; Maria Kondriani F. Nua (6 bulan) dan Achiles Agustinus Busa Jogo (13 bulan), juga dari Desa Sawu; Agustinus Lena dari Desa Lokalaba; serta Ermelinda Co’o, yang sempat tercatat sebagai korban luka dan kemudian meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.

Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 39 rumah hanyut terbawa arus, 17 rumah rusak berat, dan 48 rumah rusak ringan. Total sebanyak 1.271 jiwa terdampak, sebagian besar mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat.

Kementerian Sosial RI bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, Tagana, serta berbagai unsur terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Evakuasi warga terdampak segera dilakukan, disertai pencarian korban hilang oleh tim SAR gabungan.

Kementerian Sosial juga melakukan verifikasi dan validasi data korban untuk memastikan penyaluran santunan berjalan tepat sasaran. Untuk pemenuhan kebutuhan dasar, dapur umum lapangan didirikan di Kantor Kecamatan Mauponggo dengan kapasitas produksi 3.813 porsi makanan per hari. Hingga 14 September, tercatat 5.013 porsi makanan telah didistribusikan kepada warga terdampak.

Dukungan logistik terus disalurkan dengan total nilai Rp644,3 juta. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, makanan anak, family kit, kidsware, selimut, kasur, tenda gulung, serta tenda keluarga portable. Distribusi dilakukan melalui gudang Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo, Sentra Efata Kupang, dan Dinas Sosial Provinsi NTT. Pemerintah daerah juga menyalurkan tambahan beras, mie instan, serta perlengkapan dasar lainnya.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem selama 21 hari, terhitung 9–30 September 2025. Status ini memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan Forkopimda, termasuk rapat koordinasi yang dipimpin Kepala BNPB untuk mempercepat penanganan pascabencana.

Saat ini, warga terdampak masih bertahan di rumah kerabat. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Kondisi cuaca di lokasi kejadian masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sehingga aparat bersama masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Terjang 4 Desa di Buol, Infrastruktur Rusak Parah

Banjir Terjang 4 Desa di Buol, Infrastruktur Rusak Parah

NUSANTARA
TNI-Polri dan ASN Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Bolaang Mongondow

TNI-Polri dan ASN Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Bolaang Mongondow

NUSANTARA
5 Warga Laos Ditemukan Selamat setelah Sepekan Terjebak di Gua Banjir

5 Warga Laos Ditemukan Selamat setelah Sepekan Terjebak di Gua Banjir

INTERNASIONAL
Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, 120 Rumah Terendam Lumpur

Banjir Bandang di Bolaang Mongondow, 120 Rumah Terendam Lumpur

NUSANTARA
Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur

Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur

NUSANTARA
Banjir Bandang Lumpuhkan Trans Sulawesi Touna-Poso, Lalin Macet Parah

Banjir Bandang Lumpuhkan Trans Sulawesi Touna-Poso, Lalin Macet Parah

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon