ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Parah di Padang Pariaman, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Senin, 24 November 2025 | 11:55 WIB
DN
IC
Penulis: Delfi Neski | Editor: CAH
Banjir merendam ratusan rumah warga di Nagari Kampung Gelapung Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.
Banjir merendam ratusan rumah warga di Nagari Kampung Gelapung Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. (Beritasatu.com/Delfi Neski)

Padang Pariaman, Beritasatu.com - Banjir merendam ratusan rumah warga di Nagari Kampung Gelapung Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Tidak hanya belum menunjukkan tanda-tanda surut, ketinggian air justru terus meningkat. 

Kabid PK BPBD Kabupaten Padang Pariaman Yusrizal mengatakan banjir kali ini merupakan yang terparah dibanding kejadian-kejadian sebelumnya di wilayah tersebut. 

“Banjir sekarang yang paling parah. Total pengungsi mencapai 300 orang yang tinggal di Kampung Gelapung, mereka terpaksa diungsikan ke tempat aman karena rumah mereka terendam dan air belum menunjukkan tanda-tanda surut,” ujarnya, Senin (24/11/2025). 

Menurutnya, seluruh warga telah dievakuasi ke empat titik pengungsian yang disiapkan di sekitar nagari. “Warga diungsikan ke empat lokasi. Seperti masjid dan kantor Walinagari,” tuturnya. 

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah nagari bersama relawan masih melakukan pendataan lanjutan serta upaya penanganan darurat di lokasi banjir. 

ADVERTISEMENT

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dalam beberapa hari belakangan ini telah mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di daerah itu. Banjir yang disebabkan oleh meluapnya empat sungai di wilayah Padang Pariaman dilaporkan telah merendam permukiman warga di tujuh kecamatan. 

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, empat sungai yang meluap adalah Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan. Luapan air bah ini berdampak serius pada 14 nagari di tujuh kecamatan.

Banjir kali ini tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur vital. BPBD mencatat kerugian material yang signifikan mulai dari bangunan rumah warga yang jumlahnya mencapai 608 unit.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

31 Rumah di Lubuklinggau Barat Banjir Akibat Luapan Sungai Mesat

31 Rumah di Lubuklinggau Barat Banjir Akibat Luapan Sungai Mesat

NUSANTARA
Banjir 1 Meter Terjang Samarinda, Ratusan Rumah Terdampak

Banjir 1 Meter Terjang Samarinda, Ratusan Rumah Terdampak

NUSANTARA
Drainase Buruk, Hujan 3 Jam Bikin Ratusan Rumah di Polman Kebanjiran

Drainase Buruk, Hujan 3 Jam Bikin Ratusan Rumah di Polman Kebanjiran

NUSANTARA
Banjir Rendam Kota Weda Halmahera Tengah, Pasien RSUD Turut Dievakuasi

Banjir Rendam Kota Weda Halmahera Tengah, Pasien RSUD Turut Dievakuasi

NUSANTARA
Hujan Kurang 2 Jam, Jalan Margonda Raya Depok Kebanjiran

Hujan Kurang 2 Jam, Jalan Margonda Raya Depok Kebanjiran

JAWA BARAT
Banjir di Pati Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Banjir di Pati Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh Total

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon