Rumah Hanyut Diterjang Banjir Padang! 634 Pengungsi Krisis Air Bersih
Kamis, 27 November 2025 | 21:59 WIB
Padang, Beritasatu.com - Sebanyak 634 jiwa di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, masih bertahan di lokasi pengungsian setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut pada Kamis (27/11/2025) pagi.
Hingga kini, para pengungsi masih kesulitan mendapatkan air bersih, yang menjadi kebutuhan paling mendesak di lokasi evakuasi. Para warga yang terdampak menempati SD Negeri 5 Batu Busuak yang dijadikan pusat pengungsian utama.
Namun, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur kawasan tersebut, membuat debit Sungai Batang Kuranji tetap tinggi dan berpotensi membahayakan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Padang sudah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi. Meski begitu, penyediaan air bersih belum terpenuhi sehingga kondisi pengungsi semakin memprihatinkan.
Berdasarkan data sementara petugas, puluhan rumah warga hanyut terbawa arus banjir bandang. Sekitar 70 rumah lainnya rusak berat dan tidak dapat dihuni karena tertimbun lumpur serta tumpukan material kayu.
Salah seorang pengungsi, Jumadi, mengaku tidak memiliki pilihan selain bertahan di posko “Rumah kami hanyut dibawa arus. Untuk sementara kami tinggal di sini dahulu. Di sini tidak ada air bersih dan kami berharap pemerintah segera menyediakan air bersih karena air PDAM juga tidak hidup,” ujarnya.
Hingga Kamis sore, hujan deras masih mengguyur Batu Busuak. Pemkot Padang mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir bandang untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dalam waktu dekat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




