ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Curah Hujan Masih Tinggi, Gubernur Sumbar Waspadai Bencana Susulan

Senin, 15 Desember 2025 | 15:08 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Bangunan yang rusak akibat banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Bangunan yang rusak akibat banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Antara/Yusrizal)

Padang, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi mengingatkan warga di wilayahnya agar tetap siaga terhadap potensi bencana lanjutan, seiring curah hujan yang masih tinggi di sejumlah daerah. Mahyeldi menyampaikan kondisi tersebut berpotensi memicu kembali kejadian banjir maupun longsor, sehingga kewaspadaan masyarakat perlu terus ditingkatkan.

“Curah hujan di beberapa wilayah Sumbar masih cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (15/12/2025) dikutip dari Antara.

Imbauan itu sejalan dengan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman yang menyebutkan Sumatera Barat masih berada pada puncak musim hujan hingga akhir 2025.

ADVERTISEMENT

Gubernur meminta warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai, kawasan perbukitan, serta wilayah rawan longsor agar sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman atau ke posko pengungsian terdekat sampai kondisi cuaca membaik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko korban, mengingat pascabencana besar yang terjadi pada akhir November lalu, sejumlah sungai mengalami pendangkalan akibat material banjir bandang dan belum sepenuhnya dinormalisasi.

“Banyak sungai masih dangkal akibat sedimen, sehingga sangat mudah meluap ketika hujan deras,” kata Mahyeldi.

Ia menjelaskan, hingga kini pemerintah daerah masih memfokuskan penggunaan alat berat untuk membuka akses jalan di wilayah terdampak bencana, sehingga upaya normalisasi sungai belum bisa dilakukan secara optimal.

Sementara itu, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Senin (15/12/2025) dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Sumbar sejak siang hari.

BMKG juga menetapkan status waspada untuk 11 daerah, antara lain Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, serta Kota Padang Panjang.

Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 11.00 WIB di Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan, serta berpotensi meluas ke wilayah lain seperti Kabupaten Solok, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, dan Dharmasraya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

9 Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung Sumbar

9 Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung Sumbar

NUSANTARA
Rehabilitasi Pascabencana Dinilai Dorong Ekonomi Aceh hingga Sumbar

Rehabilitasi Pascabencana Dinilai Dorong Ekonomi Aceh hingga Sumbar

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Lokasi Relokasi Permukiman Korban Bencana Sumbar

Pemerintah Siapkan Lokasi Relokasi Permukiman Korban Bencana Sumbar

NUSANTARA
Pemerintah Petakan Kerusakan Rumah dan Siapkan Relokasi di Sumbar

Pemerintah Petakan Kerusakan Rumah dan Siapkan Relokasi di Sumbar

NUSANTARA
Kemendikdasmen Fokus Pemetaan Pendidikan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kemendikdasmen Fokus Pemetaan Pendidikan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

NASIONAL
Gubernur Sumbar Desak Status Bencana Nasional

Gubernur Sumbar Desak Status Bencana Nasional

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon