Gempa M 4,0 yang Guncang Bima Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut
Selasa, 23 Desember 2025 | 12:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, diguncang gempabumi tektonik bermagnitudo 4,0 pada Selasa (23/12/2025) pukul 12.10 Wita. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa berada di laut, sekitar 71 kilometer timur laut Kota Bima pada kedalaman dangkal 17 kilometer.
Ditinjau dari lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Aktivitas sesar aktif pada dasar laut menjadi pemicu utama pergerakan lempeng tersebut. Meski pusat getaran berada di perairan, pemodelan BMKG menegaskan peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG menyebutkan guncangan dirasakan cukup kuat di wilayah Bima dengan skala intensitas III MMI. Getaran terasa nyata di dalam rumah, menyerupai getaran saat truk bermuatan berat melintas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan, hasil pemantauan hingga pukul 12.28 Wita belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Kendati demikian, warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Masyarakat diminta tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran. Pastikan struktur tempat tinggal cukup stabil sebelum kembali ke dalam rumah," ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya.
Wilayah Nusa Tenggara Barat memang secara geologis berada di jalur sesar aktif yang rentan terhadap aktivitas seismik. BMKG mengingatkan warga untuk terus memperbarui informasi melalui kanal resmi guna mendapatkan data akurat mengenai perkembangan aktivitas tektonik di wilayah tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




