4 Pekan Pascabencana, Infrastruktur Jembatan dan Jalan Sumatera Pulih
Selasa, 23 Desember 2025 | 17:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh berangsur pulih pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Pemulihan terutama terlihat pada sektor infrastruktur jembatan dan jalan nasional.
Berdasarkan data terkini Kementerian Pekerjaan Umum (PU), perbaikan infrastruktur menunjukkan perkembangan signifikan memasuki minggu keempat pascabencana, termasuk pembangunan jembatan bailey di sejumlah titik terdampak.
Baca Juga: PHLI Tegaskan Banjir Sumatera Bukan Bencana Alam, Ini Penyebabnya
Perkembangan tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di kantor Sekretariat Kabinet. Informasi itu juga diunggah melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Selasa (23/12/2025).
Sejumlah capaian penting telah diraih, di antaranya pembangunan 11 jembatan bailey dalam dua pekan terakhir. Setiap jembatan memiliki bobot sekitar 30–50 ton dengan panjang antara 40 hingga 180 meter.
“Sebanyak 11 jembatan bailey telah terbangun dalam dua minggu terakhir,” tulis keterangan unggahan tersebut.
Perbaikan jembatan nasional juga mencatat progres signifikan. Di Aceh, dari 16 jembatan putus, enam di antaranya telah kembali fungsional, sementara 10 lainnya masih dalam proses pemasangan jembatan bailey.
Baca Juga: Pakar: Pemulihan Bencana Sumatera Perlu BRR Berotoritas Kuat
Di Sumatera Utara, seluruh empat jembatan yang sebelumnya putus kini telah berfungsi kembali. Sementara di Sumatera Barat, seluruh 13 jembatan yang sempat terputus juga telah kembali fungsional.
Pembangunan dan perbaikan jembatan menjadi faktor krusial dalam pemulihan pascabencana karena berperan penting dalam memperlancar distribusi bantuan kemanusiaan, meningkatkan konektivitas masyarakat, serta mendukung pemulihan infrastruktur lainnya.
Selain jembatan, pemerintah juga terus mempercepat perbaikan jalan. Dari 52 kabupaten/kota yang sempat mengalami gangguan akses jalan, kini tersisa empat kabupaten yang jalannya belum beroperasi secara optimal.
Untuk jalan nasional di Aceh, dari 38 titik putus, sebanyak 32 titik telah fungsional dan enam masih dalam tahap perbaikan. Di Sumatera Utara, dari 12 titik putus, 10 telah berfungsi dan dua masih diperbaiki. Sementara di Sumatera Barat, seluruh 30 titik putus kini telah kembali fungsional.
Seiring pemulihan infrastruktur, pemerintah juga mulai membangun hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, serta memastikan ketersediaan pasokan air bersih.
Seluruh upaya tersebut dilakukan melalui sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kerja sama dan semangat gotong royong antara warga, relawan, TNI, dan Kementerian PU sangat membantu mempercepat proses pembangunan ini,” tulis keterangan akun @sekretariat.kabinet.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




