Target 5.000 Ton, Polda Kaltim Tanam Jagung di Bekas Tambang
Sabtu, 7 Maret 2026 | 19:22 WIB
Balikpapan, Beritasatu.com - Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memanfaatkan ratusan hektare lahan bekas tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit untuk ditanami jagung. Program tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro memimpin langsung penanaman jagung perdana kuartal I 2026 yang digelar di Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kaltim, Sabtu (7/3/2026).
Endar mengatakan pada kuartal I 2026 luas lahan yang ditanami jagung mencapai 44,7 hektare yang tersebar di lingkungan Polda Kaltim dan seluruh Polres.
“Untuk Kalimantan Timur saat ini kita pusatkan di Kecamatan Balikpapan Timur. Luasan tanam kuartal pertama 2026 mencapai 44,7 hektare yang tersebar di polda dan seluruh polres,” kata Endar.
Ia menjelaskan sepanjang 2025 Polda Kaltim telah menghasilkan panen jagung sebanyak 4.176 ton dari lahan seluas 2.785,3 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 291 ton jagung telah diserap oleh Bulog Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Selama 2025 luas lahan yang ditanam mencapai 2.785,3 hektare dengan total panen 4.176 ton. Penyerapan Bulog pada 2025 mencapai 291 ton dan hingga Maret 2026 sudah mencapai 39 ton,” ujarnya.
Untuk memperluas produksi jagung, Polda Kaltim bekerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta guna memanfaatkan lahan bekas tambang batu bara serta perkebunan kelapa sawit.
Melalui kerja sama tersebut, sekitar 255,3 hektare lahan eks tambang batu bara akan dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan jagung.
Selain itu, sekitar 534,4 hektare lahan bekas perkebunan kelapa sawit juga akan dialihkan menjadi lahan tanam jagung selama 2026.
“Kami bekerja sama dengan perusahaan pertambangan untuk memanfaatkan lahan eks tambang sekitar 255 hektare. Selain itu ada juga kerja sama dengan perusahaan sawit dengan luas lahan sekitar 534 hektare yang sudah disiapkan untuk penanaman jagung,” kata eks kapolres Bangkalan, Jawa Timur ini.
Dengan pemanfaatan lahan tersebut, Polda Kaltim menargetkan produksi jagung pada 2026 dapat mencapai sekitar 5.000 ton.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




