ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rumah Rusak Diterjang Banjir Rob, Puluhan Warga Banggai Laut Mengungsi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37 WIB
MA
SM
Penulis: Muhammad Agus | Editor: SMR
Kondisi permukiman di pesisir Banggai Laut, Sulawesi Tengah setelah diterjang banjir rob, Sabtu, 18 April 2026.
Kondisi permukiman di pesisir Banggai Laut, Sulawesi Tengah setelah diterjang banjir rob, Sabtu, 18 April 2026. (Beritasatu.com/Muhammad Agus)

Banggai, Beritasatu.com – Puluhan warga pesisir Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah mengungsi setelah rumahnya rusak diterjang banjir rob, Sabtu (18/4/2026). Mereka kehilangan tempat tinggal sehingga harus mengungsi ke rumah kerabatnya.

Gelombang pasang purnama laut yang datang sekitar pukul 03.00 Wita merusak permukiman dan memaksa warga menyelamatkan diri. Kejadian berlangsung tiba-tiba saat sebagian warga masih tertidur. Belasan keluarga berlarian keluar rumah untuk menghindari terjangan ombak.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan kerusakan terparah terjadi di Desa Lambako dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Banggai, serta Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara.

ADVERTISEMENT

Di Desa Lambako, sedikitnya delapan rumah warga rusak berat hingga tidak layak huni dan sebanyak 39 orang mengungsi ke rumah kerabat.

Kerusakan juga terjadi di Desa Kendek. Satu unit perahu nelayan hancur sehingga mengganggu aktivitas ekonomi warga.

"Laporan korban jiwa nihil. Namun, kerugian materiel sangat signifikan, terutama pada rumah warga yang berhadapan langsung dengan bibir pantai," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto.

Warga pesisir khawatir atas banjir rob yang berulang dan meminta pemerintah segera menghadirkan solusi permanen agar mereka tidak terus menjadi korban. 

"Kami lelah hidup dalam ketakutan setiap kali gelombang besar datang," kata seorang warga.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banggai Laut masih melakukan pendataan untuk penyaluran bantuan darurat. Laporan bencana juga sudah diteruskan ke kepala BNPB dan menteri sosial. Langkah ini untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon