ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Satgas Pangan Sumut Selidiki Penyebab Naiknya Harga Kedelai

Selasa, 5 Januari 2021 | 12:38 WIB
AS
JM
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: JEM
Suasana sepi saat pabrik rumahan produksi tahu berhenti beroperasi di Jakarta Selatan, Minggu, 3 Januari 2021.
Suasana sepi saat pabrik rumahan produksi tahu berhenti beroperasi di Jakarta Selatan, Minggu, 3 Januari 2021. (Beritasatu Photo/Joanito De Saojoao)

Medan, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumut akan turun untuk menelusuri penyebab kenaikan harga kacang kedelai, yang menjadi keluhan di tengah masyarakat.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, Polda Sumut melakukan koordinasi dengan pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut.

"Tim gabungan ini turun ke sejumlah pasar untuk menyelidiki penyebab kenaikan harga kacang kedelai ini. Kita akan mencari tahu siapa distributor kacang kedelai untuk daerah ini," ujar Nainggolan, Selasa (5/1/2021).

Mantan Kapolres Nias ini menyampaikan, Satgas Pangan akan mengambil tindakan tegas terhadap distributor jika dengan sengaja mempermainkan harga kedelai sehingga memicu kenaikan harga komoditi strategis itu.

ADVERTISEMENT

"Dengan turunnya Satgas Pangan ini, diharapkan dapat kembali menormalkan harga kacang kedelai di daerah tersebut. Kemudian, harga tahu maupun tempe di pasaran dapat kembali normal," sebutnya. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon