ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pascagempa Bumi di Majene, Aktifitas Penerbangan Tetap Normal

Jumat, 15 Januari 2021 | 14:16 WIB
LO
B
Penulis: Lona Olavia | Editor: B1
Warga melintasi tiang listrik yang melintang di jalan raya pascagempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat, 15 Januari 2021.
Warga melintasi tiang listrik yang melintang di jalan raya pascagempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat, 15 Januari 2021. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal pascagempa bumi berkekuatan 6,2 SR, di wilayah Majene, Sulawesi Barat, Kamis (14/1/2020).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, menghimbau pengelola bandar udara yang terdampak untuk melakukan monitoring secara berkala terkait dengan kondisi operasional penerbangan.

"Telah dikoordinasikan, seluruh bandar udara terdampak kami minta untuk melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak terdapat kerusakan yang mengganggu keselamatan penerbangan. Adapun operasi penerbangan di wilayah Sulawesi Barat hingga saat ini di laporkan masih berjalan normal," kata Novie Riyanto, dalam siaran pers, Jumat (15/1/2020).

Seperti diketahui, bandar udara yang terdampak gempa ialah Bandar Udara Tampa Padang-Mamuju, dan Bandar Udara Sumarorong-Mamasa. Secara umum kondisi pegawai serta fasilitas bandar udara tidak bermasalah, hanya terjadi kerusakan minor pada beberapa fasilitas di bandar udara dan sedang diperbaiki.

ADVERTISEMENT

Menurut Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Baitul Ihwan, meski ada kerusakan minor, kondisi Bandar Udara Tampa Padang-Mamuju masih dapat melayani operasi penerbangan secara normal. Sedangkan untuk Bandar Udara Sumarorong-Mamasa tidak terdapat kerusakan baik fasilitas sisi udara maupun sisi darat.

"Namun terdapat keretakan pada sisi gedung tower Mamuju dan saat ini pelayanan navigasi penerbangan masih beroperasi normal dengan status AFIS," kata Baitul Ihwan.

Sementara Novie Riyanto menjelaskan, pada Bandar Udara Tampa Padang-Mamuju, fasilitas bandar udara dalam kondisi serviceable (tidak terdapat kerusakan), kondisi terminal terjadi kerusakan pada plafon gedung terminal, untuk sementara dilakukan perbaikan, dan listrik utama PLN dalam kondisi off dan bandar udara saat ini menggunakan Secondary Power sedangkan kondisi sisi gedung tower mengalami keretakan, pemanduan sementara dilakukan di gedung PK-PPK.

Sedangkan, pada Bandar Udara Sumarorong-Mamasa, kondisi fasilitas sisi udara dan sisi darat bandar udara Sumarorong Mamasa dalam keadaan aman dan tidak ada kerusakan, namun jalan akses penghubung antara kabupaten Polewali Mandar dan Kab. Mamasa longsor diakibat gempa dan hujan deras.

"Kami juga telah menginstruksikan bantuan dari bandar udara sekitarnya untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi terkait rencana distribusi bantuan operasional dan atau logistik jika memungkinkan. Semoga bencana ini dapat segera terlewati dan terselesaikan dengan baik," tutur Novie Riyanto.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon