ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Tiga Dusun Terdampak Gempa di Majene Belum Bisa Dievakuasi

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:06 WIB
CF
B
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: B1
Petugas SAR gabungan menjelajahi sejumlah dusun dan desa terdampak gempa bumi di Majene dan Mamuju,Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021)
Petugas SAR gabungan menjelajahi sejumlah dusun dan desa terdampak gempa bumi di Majene dan Mamuju,Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021) (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Warga  tiga dusun yang ada di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) belum bisa dievakuasi karena akses jalan tertutup longsor akibat gempa bumi.

Humas Basarnas, Yusuf Latief menyebutkan tiga dusun tersebut berada di dua desa yakni Desa Mekatta dan Desa Salutahongan. Saat ini petugas dari kepolisian dan SAR gabungan masih berupaya melakukan evakuasi di lokasi tersebut dibantu satwa K9.

"Tiga dusun tersebut yakni Dusun Aholeang di Desa Mekatta, serta Dusun Salubiru dan Dusun Salurindu di Desa Salutahongan. Dusun dan desa ini masih ada di wilayah Kecamatan Malunda," ujar Yusuf Latief, Selasa (19/1/2021).

Pihaknya juga masih melakukan pencarian terhadap tiga orang yang diduga tertimbun bangunan dan longsor gempa di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda atas nama Ahmad/Papa Naba), Nurlia,  dan Nurfatma.

ADVERTISEMENT

Basarnas diketahui mengerahkan 113 personel dan 294 potensi SAR, sehingga total 407 tim SAR gabungan bertugas di lokasi bencana alam gempa bumi di Mamuju dan Majene Sulawesi Barat.

Dari data pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada 19 Januari 2021 pukul 08.00 WIB diketahui masih ada kurang lebih 15.000 pengungsi di Mamuju dan 15.000 di Majene.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon