Pemkab Bengkulu Selatan Kembali Perpanjang Belajar Daring
Selasa, 19 Januari 2021 | 18:13 WIB
Beritasatu.com - Pemkab Bengkulu Selatan, Bengkulu, kembali memperpajang kegiatan belajar daring di semua jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga SMA/SMK sederajat hingga batas waktu belum dapat ditentukan.
"Kegiatan belajar daring di Bengkulu Selatan tetap dilanjutkan karena kasus Covid-19 di daerah ini masih tinggi. Kita khawatir jika belajar tatap muka dilaksanakan ada siswa terpapar Covid-19," kata Kepala Dinas Dikbut Bengkulu Selatan, Rispin Junaidi, di Bengkulu, Selasa (19/1/2021).
Ia mengatakan, Disdikbud Bengkulu Selatan telah mengeluarkan surat pemberitahuan tentang belajar daring di lanjutkan No 66/Dikbud-BD/ A3/2021 tertanggal 15 Januari 2021 lalu. Surat tersebut memberitahukan bahwa pembelajaran daring di Bengkulu Bengkulu Selatan kembali diperpanjang.
Meskipun belajar daring diperpanjang, tapi Dinas Dikbud Bengkulu Selatan mengimbau kepada murid PAUD, TK, SD dan SMP, termasuk SMA/SMK sederajat untuk mengikuti belajar dengan sungguh-sungguh sesuai yang diharapkan.
Dengan demikian, meski di masa pandemi Covid-19 masih berlangsung, para siswa PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK sederajat di Bengkulu Selatan, tetap belajar seperti tatap muka di kelas.
Untuk itu, pihaknya meminta orang tua mengawasi anak-anaknya belajar di rumah dengan ketat. Dengan demikian, pelajaran yang disampaikan guru lewat daring dapat diserap dengan baik oleh para siswa.
"Kita minta para orang tua untuk proaktif mengawasi anaknya belajar daring di rumah, sehingga pelajaran yang disampaikan guru lewat internet dapat diserap dengan baik oleh siswa masing-masing," ujarnya.
Rispin menambahkan, belajar sistem daring akan terus dilakukan selama di Bengkulu Selatan sepanjang pandemi Covid-19 masih melanda daerah ini. Rencananya pembelajaran daring akan dilaksanakan sampai 30 Januari mendatang.
Namun, jika kasus Covid-19 di Bengkulu Selatan, terus bertambah maka kegiatan belajar daring tetap dilanjutkan sampai batas yang belum dapat dipastikan. Artinya kegiatan belajar tatap muka dapat dilaksanakan jika kasus Covid-19 sudah melandai di Bengkulu Selatan.
Untuk menekan penambahan kasus Covid-19 di Bengkulu Selatan, Rispin mengimbau masyarakat, termasuk pelajar agar aktif menerapkan protokol kesehatan bila berada di luar rumah dengan melaksanakan 3M, yakni mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.
"Jika masyarakat Bengkulu Selatan taat melaksanakan 3M, maka kasus Covid-19 akan segera merendah dan melandai, sehingga kegiatan belajar tetap muka dapat dilaksanakan di daerah ini," ujarnya.
Data kasus Covid-19 di Bengkulu Selatan tercatat sebanyak 121 orang, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 121 orang dan pasien dilaporkan meninggal dunia sebanyak 7 orang. Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan di RSU setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




