Gubernur Sulsel Serahkan 100 Huntap untuk Korban Gempa Sulbar
Jumat, 12 Februari 2021 | 14:18 WIB
Mamuju, Beritasatu.com - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, memberikan bantuan 100 unit rumah hunian tetap (huntap) khusus untuk korban gempa yang ada di Sulawesi Barat (Sulbar). Bantuan 100 huntap tersebut diperuntukan bagi anggota kepolisian Polda Sulbar sejumlah 50 unit dan 50 unit lainnya untuk masyarakat umum yang terkena dampak gempa bumi hebat pada Januari 2021.
"Kami hadir di sini memberikan support kepada seluruh masyarakat Sulbar. Bukan kita berlebihan, tetapi kami merasakan kepedihan atas gempa yang terjadi di Sulbar ini. Sehingga kami menyiapkan 100 rumah, di mana 50 untuk Kapolda walaupun 50 sebenarnya belum cukup, kami sudah merekam itu, dan 50 lagi di Provinsi Sulbar," jelas Nurdin Abdullah, di Kota Majene, Sulbar, Jumat (12/2/2021).
Ke-100 huntap dibangun dengan kontruksi antigempa. Untuk 50 unit huntap, kata Nurdin Abdullah, pembangunannya hanya memakan waktu 90 hari.
"Bangunan ini sudah bangunan tahan gempa dan memang atas rekomendasi Kementerian PUPR. Bangunan ini insyaallah akan selesai dalam paling lama 90 hari, mudah-mudahan ini berjalan lancar semua," kata Nurdin Abullah.
Nurdin Abdullah mengatakan, untuk satu unit rumah bisa diselesaikan dalam waktu 12 hari karena komponen rumah tersebut sudah berbentuk jadi.
"Jadi rumah ini dibangun 12 hari selesai. Kenapa 12 hari selesai? Karena memang ini perusahaan dia sudah produksi semua mulai dari pintu, atap dan semuanya. Jadi tidak ada produk-produk dari luar, jadi memang sudah menjadi sebuah rumah," tutupnya.
Turut hadir mendampingi Gubernur Sulsel, Kepala Bappeda, Kepala Biro Umum, Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala BPBD Sulsel, Kepala Dinas Sosial, Sespri Gubernur Sulsel, Juru Bicara Gubernur dan Staf Khusus Gubernur Sulsel, dan lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




