ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

14 Orang Jadi Korban Ledakan di Gereja Katedral Makassar

Minggu, 28 Maret 2021 | 13:47 WIB
BM
DS
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: DAS
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, didampingi Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, menyampaikan keterangan pers di Mabes Polri, terkait ledakan di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, didampingi Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, menyampaikan keterangan pers di Mabes Polri, terkait ledakan di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021. (Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati)

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menyebutkan, 14 orang mengalami luka-luka yang sebagian besar terkena serpihan akibat ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri, di depan pintu gerbang Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Semua korban ledakan di Gereja Katedral Makassar ini telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.

"Ada korban dari pihak sekuriti gereja dan dari pihak jemaat," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mabes Polri, Minggu (28/3/2021).

Menurut Argo, tiga orang dirawat di  Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Mereka rata-rata luka di bagian leher, dada, muka, tangan, dan kaki. "Ada sekuriti juga luka di bagian perut dan kepala," katanya.

ADVERTISEMENT

Tujuh orang dievakuasi ke Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putra. Rata-rata mengalami luka kena serpihan di kaki, betis, dan di bagian paha.

Empat orang dirawat di Rumah Sakit Pelamonia, di antaranya menderita luka di bagian paha, betis, mata kaki, dan muka.

"Jadi total ada 14 korban, sekarang masih dalam perawatan yang sedang ditangani dokter dan mudah-mudahan bisa kembali sehat," ungkapnya.

Ledakan yang diduga kuat sebagai bom bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 10.28 WITA, di depan pintu gerbang Gereja Katedral Makassar.

Aparat Polda Sulawesi Selatan, Polrestabes Makassar, Densus 88 Antiteror langsung meluncur, melakukan penyelidikan, investigasi, mengumpulkan bukti-bukti, dan mencari keterangan di lokasi.

Diduga pelaku dugaan bom bunuh diri itu dilakukan dua orang mengendarai sepeda motor matik.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon