ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Klaster Perkantoran Naik, Satgas: Evaluasi Segera

Selasa, 27 April 2021 | 16:09 WIB
HS
B
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: B1
Ilustrasi aktivitas perusahaan.
Ilustrasi aktivitas perusahaan. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta pihak perkantoran di Jakarta mengevaluasi kembali kegiatan kerja di tempat. Hal ini dikarenakan naiknya klaster perkantoran di Ibu Kota.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, meminta ratusan perusahaan di Jakarta yang baru-baru ini mendeteksi terjadinya penularan Covid-19 di kantor mereka untuk menutup sementara operasionalnya. Petugas harus melakukan sterilisasi kantor dengan disinfektan dan semua kontak erat harus dites Covid-19.

"Mohon untuk ditindaklanjuti dengan penutupan sementara operasional kantoran, disinfeksi, serta upaya testing dan tracing terhadap kontak erat agar tidak meluas penularannya dan menimbulkan klaster dengan optimalisasi Satgas Covid-19 yang sudah ada di perkantoran," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (27/4/2021).

Wiku juga meminta perusahaan untuk membuat tim satgas Covid-19 sendiri yang bertugas memantau penegakkan protokol kesehatan di internal kantor yang juga bekerja sama dengan Satgas Covid-19 daerah.

ADVERTISEMENT

"Jika belum ada satgasnya di area perkantoran tersebut maka segera dibentuk, jika sudah ada lakukan evaluasi kinerja," ucapnya.

Dia juga meminta seluruh perusahaan untuk taat aturan pembatasan kerja dari kantor atau work from office (WFO) yang hanya memperbolehkan 50% orang dari kapasitas ruangan.

Ditegaskan aturan itu ditujukan untuk menghindari munculnya klaster perkantoran seperti yang terjadi di Jakarta sepekan terakhir.

"Daerah PPKM harus tetap mengacu pada instruksi Mendagri 9/2021, yaitu maksimal 50% untuk yang hadir secara fisik di kantor dengan penerapan protokol kesehatan ketat," urai Wiku.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, ada lonjakan kasus positif Covid-19 hanya dalam satu pekan terakhir. Awalnya pada periode 5-11 April 2021, terdapat 157 orang yang positif Covid-19. Pasien tersebar dari 78 perkantoran di Ibu Kota.

Namun dalam sepekan jumlah pasien bertambah jadi 425 orang pada periode 12-18 April 2021 di 177 kantor. Hal ini berarti ada penambahan 268 kasus pasien baru dalam sepekan selanjutnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon