ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

6 PMI Ilegal Asal Lombok Dilaporkan Jadi Korban Kapal Tenggelam di Johor

Kamis, 16 Desember 2021 | 14:17 WIB
MA
SL
Penulis: Muhammad Awaludin | Editor: LES
Korban selamat dari kapal tenggelam di Johor Bahru, Malaysia.
Korban selamat dari kapal tenggelam di Johor Bahru, Malaysia. (Istimewa)

Mataram, Beritasatu.com – Sebanyak enam dari 11 orang korban tewas kapal tenggelam di Pantai Tanjung Balau, Kota Tinggi Johor Bahru, Malaysia pada Rabu (15/12/ 2021) dilaporkan adalah pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) NTB, Abri Danar Prabawa mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan secara langsung data jumlah korban yang berasal dari NTB, karena masih menunggu proses identifikasi dari Malaysia.

"Dari data korban kapal tenggelam, hingga saat ini petugas dari rumah sakit di malaysia didampingi oleh KJRI di johor bahru malaysia, masih melakukan proses identifikasi terhadap korban, apakah ada dari NTB "ungkapnya, Kamis (16/12/2021).

Lebih lanjut Abri menyatakan, ada kemungkinan korban yang ditemukan berasal dari NTB dan BP2MI NTB terus melakukan Komunikasi Dengan KJRI Di Johor Bahru terkait proses data para korban. "kami terus secara intens melakukan komunikasi dengan pihak KJRI,"uajrnya

ADVERTISEMENT

Sementara itu dari data informasi dari Satgas KJRI Johor Bahru disebutkan, kapal tenggelam ini membawa 50 WNI, 11 orang ditemukan meninggal terdiri dari 7 (tujuh) laki-laki dan 4 (empat) perempuan.

Sementara korban yang selamat berjumlah 14 orang selamat terdiri dari 12 laki-laki dan 2 (dua) perempuan. Dari 2 (dua) perempuan yang selamat, 1 (satu) orang dirawat di Rumah Sakit Kota Tinggi karena kondisi kritis (kekurangan cairan/dehidrasi). Dari 12 orang laki-laki yang selamat, Polisi menduga satu di antaranya sebagai pelaku TPPO (tekong).

Selanjutnya 14 orang korban selamat telah diamankan oleh Tentara di Tanjung Sepang Kota Tinggi, sementara korban yang belum ditemukan Sebanyak 25 orang.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon