ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Desa Wisata Sigar Penjalin Manfaatkan FABA untuk Bangun Infrastruktur

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:58 WIB
MA
FH
Penulis: Muhammad Awaludin | Editor: FER
Limbah padat hasil pembakaran batu bara atau fly ash bottom ash (Faba) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menjadi bahan baku pembuatan tangga di desa wisata Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara.
Limbah padat hasil pembakaran batu bara atau fly ash bottom ash (Faba) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menjadi bahan baku pembuatan tangga di desa wisata Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara. (Istimewa)

Lombok Utara, Beritasatu.com - PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoptimalkan pemanfaatan fly ash bottom ash (FABA) atau limbah padat hasil pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menjadi bahan baku keperluan sektor konstruksi dan infrastruktur.

Baca Juga: Potensi Pemanfaatan Faba di PLTU Menjanjikan

Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UIW NTB, Refa Purwati mengatakan, FABA telah mulai dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata. Salah satunya pembuatan tangga ke bukit wisata Rangsot, Desa Sigar Penjalin, Kab. Lombok Utara.

"PLN sendiri sudah bergerak untuk mengoptimalkan FABA di sektor pariwisata, diantaranya dalam pembangunan akses jalan Desa Wisata Rangsot, yang merupakan salah satu penerima bantuan dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN NTB dalam hal pemberdayaan msyarakat," ungkap Refa, Jumat (21/1/2022).

ADVERTISEMENT

Baca Juga: 4 Desa Wisata di Lombok Barat Raih Penghargaan Kemenparekraf

Refa menjelaskan dari dua unit pembangkit PLTU di NTB, yaitu PLTU Jeranjang dan PLTU Sumbawa Barat memiliki jumlah potensi pemanfaatan FABA mencapai 87 ton per hari atau sebanyak 2.600 ton/bulan.

Mengingat potensi yang begitu besar, diharapkan FABA dapat dimanfaatkan guna pembangunan infrastruktur yang terus menerus dan berkelanjutan sehingga mendatangkan kemaslahatan untuk masyarakat NTB.

Baca Juga: Pemanfaatan FABA Perlu Regulasi yang Mendukung

"Tentunya, pemanfaatan FABA ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan ekonomi warga. Selain itu, juga bisa digunakan di tempat lain dengan mengoptimalkan Pokdarwis, Bumdes yang telah bekerja sama dengan PLN," tambahnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamenpar Sebut Promosi Minim Tantangan Terbesar Pengembangan Wisata

Wamenpar Sebut Promosi Minim Tantangan Terbesar Pengembangan Wisata

LIFESTYLE
Kampung Hesang, Desa Bersinar yang Jadi Magnet Wisata di Sangihe

Kampung Hesang, Desa Bersinar yang Jadi Magnet Wisata di Sangihe

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon