ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Soal Pencemaran Abu Batu Bara di Marunda, Ini Penjelasan F-MAKI

Rabu, 23 Maret 2022 | 14:26 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Pelabuhan Marunda
Pelabuhan Marunda (dok. beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com - Polemik dugaan pencemaran abu batu bara di Pelabuhan Marunda dinilai sarat kepentingan untuk memberikan stigma negatif terhadap kinerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda dan aktivitas PT Karya Citra Nusantara (KCN) di Pelabuhan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Pasalnya, apa yang ditudingkan oleh Forum Masyarakat Rusunawa Marunda (F-MRM) tidak sesuai dengan fakta-fakta di lapangan.

Baca Juga: Warga Marunda Masih Keluhkan Debu Batu Bara, Ini Tanggapan Wagub Riza

Ketua Front Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (F-MAKI), Syaefudin mengatakan bahwa, KSOP Marunda sejak dipegang oleh Kapten Isa Amsyari terus melakukan peningkatkan pelayanan dengan menata kawasan pelabuhan bongkar muat cargo, curah kering, dan curah cair. Menurut F-MAKI, tuduhan penyebaran debu batu bara terhadap KCN dianggap berlebihan karena terdapat 4 perusahaan lain yang melakukan bongkar muat batu bara di Pelabuhan Marunda.

''KSOP Marunda terus berusaha meningkatkan layanan dan memudahkan proses perizinan pelabuhan sesuai amanah Presiden Joko Widodo dalam rangka menjaga dan menguatkan iklim investasi di Indonesia. Terdapat ada 192 perusahaan dalam berbagai sektor kegiatan kepelabuhan. Semua teratur dan terlayani dengan baik, "Kita menerapkan sistem perizinan dengan digitalisasi," ujar Syaepudin, melalui keterangan tertulis, Rabu (23/3/2022).

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon