Elemen Pemuda Pringsewu: Jangan Ada Lagi Politik SARA
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:28 WIB
Harapannya, lanjut dia, dengan keberagaman latar belakang itu menjadi hal yang indah ketika direkatkan dengan semangat budaya/kearifan toleransi.
"Semua yang berbeda ini, kita satukan untuk menjadi satu kesatuan, mewujudkan Indonesia tetap dalam satu bingkai NKRI," ujar Fitri Amin Buchori.
Baca Juga: 5 Arahan Jokowi soal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024
Tidak hanya itu, Fitri Amin Buchori yang akrab disapa Pi'i menambahkan, acara ini juga untuk memberi pesan jelang hajat politik yang akan datang, pemilu dan pilkada 2024. Diketahui intoleransi cenderung meningkat ketika ada gelaran kontestasi politik. Kondisi ini, seperti yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019 lalu. Isu-isu agama kerap kali muncul dan kerap memancing konflik. Tidak menutup kemungkinan politisasi SARA akan terjadi lagi dalam hajat politik yang akan datang.
Terkait itu, kata Pi'i, elemen pemuda di Kabupaten Pringsewu berpesan supaya tidak membawa SARA lagi ke dalam kontestasi politik.
Mengingat dampaknya yang cukup besar bagi kehidupan harmonis masyarakat Indonesia yang heterogen.
Kegiatan ini pun mendapat dukungan pemerintah dan tokoh lintas agama di Pringsewu. Mereka turut hadir dalam Halalbihalal pemuda lintas agama, masyarakat, komunitas dan organisasi. Terdapat juga sejumlah organisasi dan komunitas lain sebagai undangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




