ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pagelaran Sabang-Merauke, Kikan Namara: Persiapan Mental Lebih Penting

Jumat, 3 Juni 2022 | 13:23 WIB
CF
JM
Penulis: Chairul Fikri | Editor: JEM
Musisi Kikan Namara yang didaulat sebagai music director dan juga penyanyi dalam Pagelaran Sabang-Merauke di Jakarta Theater pada 3-5 Juni 2022 mendatang.
Musisi Kikan Namara yang didaulat sebagai music director dan juga penyanyi dalam Pagelaran Sabang-Merauke di Jakarta Theater pada 3-5 Juni 2022 mendatang. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan vokalis grup musik Cokelat, Kikan Namara kini menjalani peran ganda dalam Pagelaran Sabang-Merauke yang digelar di Djakarta Theater pada 3-5 Juni 2022 ini. Pasalnya, tak hanya didaulat menjadi musisi yang tampil membawakan beberapa lagu dalam pagelaran tersebut, tetapi mantan istri bassist Dewa19, Yuke Sampurna itu juga berperan sebagai music director dalam pagelaran yang dipersembahkan pihak iForte itu. Hal itu yang membuat Kikan harus berani mengeluarkan ide untuk bisa sukses dalam project tersebut.

"Merasa terhormat sekali saya bisa terlibat dalam project Pagelaran Sabang-Merauke ini. Karena di sini saya gak cuma tampil sebagai penyanyi yang menyanyikan beberapa lagu, tapi saya juga dituntut untuk mempersembahkan seluruh musik yang ada di Pertunjukan itu sebagai music director-nya. Dan buat saya ini pengalaman baru yang nggak hanya memerlukan persiapan fisik tapi mental juga untuk bisa mempersembahkan sesuatu yang beda dengan pertunjukan lain," ungkap Kikan dalam jumpa pers yang digelar di Djakarta Theater, Sarinah, Jakarta, Kamis (3/6/2022).

Ditambahkan Kikan, untuk bisa menghasilkan karya yang membanggakan, Kikan sebagai seorang music director banyak berdiskusi dengan sutradara pagelaran Sabang-Merauke, Rusmedi Agus dan seluruh pihak yang terlibat dalam pagelaran tersebut.

Baca Juga: iForte Mempersembahkan Video Musik Sabang Merauke

ADVERTISEMENT

"Sebagai seorang music director saya banyak berdiskusi dan membuka diri terhadap masukan yang masuk kepada saya untuk bisa memberikan pertunjukan yang sempurna. Dan bersyukur tim ini memang solid dan mau diajak kerjasama untuk bisa menghasilkan pagelaran yang spektakuler. Dan pastinya saya sangat puas dengan hasilnya, terlebih ini dalam upaya kita bersama melestarikan seni dan budaya tanah air kita yang sangat beraneka ragam," tambahnya.

Kikan menyatakan untuk bisa menghasilkan karya yang terbaik, Kikan mengaku harus juga melakukan riset khusus untuk bisa menyesuaikan karakter lagu daerah yang akan ditampilkan dalam pagelaran ini. Termasuk berupaya berdiskusi dengan para penari dan koreografer agar lagu yang dinyanyikan bisa sesuai dengan tarian dan koreografi yang ditampilkan dalam pagelaran tersebut.

Baca Juga: Kikan Namara: Bangun Sikap Cerdas Jelang Pilpres

"Saya bareng koordinator koreografi banyak melakukan riset agar karakter lagu daerah yang akan dinyanyikan bisa sesuai dengan karakter masyarakat di daerah tersebut. Termasuk dengan mendatangkan musisi lokal untuk terlibat dalam pagelaran ini agar bisa menghasilkan karya yang sempurna. Dan bagi saya, project ini memberikan saya banyak pengalaman bagaimana menjadi orang dibelakang layar untuk bisa menghasilkan karya yang mampu dinikmati dan bisa membawa pesan positif dari karya yang dihasilkan," tandasnya.

Dalam pagelaran ini, Kikan menyanyikan beberapa tembang daerah dan satu lagu nasional berjudul Bendera yang tampil sebagai lagu penutup dalam pagelaran Sabang-Merauke itu. Lagu tersebut disimbolkan sebagai lagu pemersatu yang menggabungkan seluruh aspek yang ditampilkan dalam lagu-lagu daerah yang dihasilkan. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ratusan Penari Siap Ramaikan Panggung Kolosal Sabang Merauke 2025

Ratusan Penari Siap Ramaikan Panggung Kolosal Sabang Merauke 2025

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon