Keluarga Ingin TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Jadi Tempat Ibadah
Kamis, 18 Agustus 2022 | 00:30 WIB
Subang, Beritasatu.com - Garis polisi yang terpasang di rumah yang menjadi lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak Kabupaten Subang, Jawa Barat dilepas oleh pihak kepolisian dari Polres Subang dan Polda Jabar.
Pelepasan garis polisi tersebut merupakan permintaan pihak pengacara dan keluarga korban yang berharap rumah yang menjadi lokasi pembunuhan setahun lalu itu dikembalikan.
Suami sekaligus ayah korban, Yosef Hidayah bersyukur atas kembalinya rumah setelah setahun lamanya tidak bisa dimasuki. Yosef merasa miris setiap melintas melihat kondisi rumah yang terbengkalai.
"Saya setiap lewat sini (TKP) kelihatannya miris karena tidak terurus sama sekali, apalagi melihat tanaman liar ilalang sudah tumbuh ke atas. Kesannya itu sedih," ujar Yosef kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).
Yosef berencana mewakafkan rumah yang menjadi lokasi pembunuhan istri dan anaknya itu untuk dijadikan tempat ibadah. Namun, rencana tersebut akan dilakukan apabila kasus pembunuhan tersebut sudah terungkap.
"Saya itu berpikir ke depannya untuk nasib dari rumah ini. Alangkah baiknya rumah ini dijadikan tempat ibadah dan kita wakafkan tanahnya. Tetapi menunggu dulu kasusnya terungkap," katanya.
"Kalau dijadikan tempat ibadah kan bisa bermanfaat bagi orang lain warga sekitar, bisa terus berdoa juga buat istri dan anak saya," ucap Yosef menambahkan.
Seperti diketahui, kedua korban, yakni Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23) atau Amel ditemukan tewas di bagasi mobil mewah Alphard di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021 lalu.
Dengan demikian, kasus pembunuhan ini sudah menginjak satu tahun lamanya. Namun, hingga saat ini kasus tersebut masih belum terungkap. Padahal, Polres Subang dan Polda Jabar sudah memeriksa sebanyak 121 orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




