Presiden Jokowi Buka Kartu, Ibu Iriana Idolakan Rully Nere
Kamis, 1 September 2022 | 11:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi blak-blakan menyatakan pesepakbola yang menjadi idola isterinya, Ibu Negara Iriana Jokowi, adalah Rully Nere. Hal itu diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Papua Football Academy (PFA) di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Rabu (31/8/2022).
Awalnya, Jokowi menceritakan latar belakang didirikannya PFA.

Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana dan pesepakbola legendaris Papua, Rully Nere (kiri).
Bulan November 2021, setelah pembukaan PON, Presiden Jokowi mengundang Dirut PT Freeport Tony Wenas untuk datang ke hotel. Jokowi meminta komitmen PT Freeport dalam pembangunan SDM di Papua.
Baca Juga: Di Grasberg, Jokowi lihat Sejarah Pertambangan PT Freeport
Jokowi juga meminta Tony Wenas untuk merawat fasilitas olahraga yang dipakai untuk PON XX yang digelar pada 2021 lalu. Tidak hanya itu, Jokowi juga minta dibangunkan akademi sepakbola di Papua.
"Hari ini, sudah terwujud yang namanya Papua Football Academy," ujar Jokowi.

Presiden meresmikan Papua Football Academy (PFA), Papuaber, Rabu, 31 Agustus 2022.
PFA ini penting didirikan, menurut Jokowi, karena Tanah Papua telah melahirkan banyak talenta berbakat di bidang olahraga sepakbola. Salah satunya Rully Nere yang juga menjadi pelatih di PFA.
"Karena kita tahu Tanah Papua telah melahirkan talenta-talenta yang berbakat. Tadi Pak Dirut sudah menyampaikan, Rully Nere. Ada yang kenal? Oh Pak Rully ada? Oh ya, Pak Rully Nere ada. Kita ingat juga Johannes Sauri," terang Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Kunjungi Grasberg dan Rilis Teknologi 5G Mining
Karena melihat Rully Nere hadir dalam acara tersebut, Jokowi pun mengundang pesepakbola asli Papua tersebut naik ke panggung untuk berdiri di sampingnya.
"Pak Rully boleh ke sini. Sini Pak Rully depan dengan saya, biar pada lihat semuanya," ajak Jokowi.

Presiden saat meresmikan Papua Football Academy (PFA).
Melihat Rully Nere datang ke atas panggung, Iriana terlihat memandangi Rully sambil bertepuk tangan.
Kemudian, Jokowi mengucapkan satu persatu pemain legendaris dari Tanah Papua.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Kawasan Rumah Sehat di Kabupaten Jayapura
"Ada juga kita ingat Aples Tecuari, ada juga yg saya ingat Alexander Pulalo, bener? Kalau orangnya ada, naik panggung. Ada juga, yang agak ke sini, Boaz Solossa. Ada juga Ellie Aiboy, kalau ke sini lagi ada Ramai Rumakiek," papar Jokowi.
Ia sendiri mengaku mengidolakan Ricky Kambuaya, seorang pemain sepak bola Indonesia yang bermain sebagai gelandang serang untuk klub Liga 1, Persib Bandung. "Saya seneng, sering lihat Ricky Kambuaya," ungkap Jokowi.
Kemudian, Jokowi membeberkan pemain sepak bola idola isterinya, yaitu Rully Nere yang sedang berdiri di sampingnya.
"Dulu, kalau Pak Rully ini main, enggak laki enggak perempuan, semuanya ngefans, termasuk Bu Jokowi ini seneng sama Pak Rully Nere," ucap Jokowi.
Baca Juga: Canda Belum Mandi, Jokowi Tawari Jaketnya ke Karyawan Freeport
Mendengar pernyataan Jokowi tersebut, Iriana langsung mengiyakan dan bertepuk tangan. Sedangkan Rully Nere tertawa mendengar hal itu.
Jokowi menegaskan bila ada keinginan menjadi legenda sepakbola, jalan sudah disediakan yaitu melalui PFA.
"Ingin seperti mereka? Legenda-legenda ini? Jalannya sudah ada di depan anak-anakku semuanya, yaitu Papua Football Academy. Di mana di sini nanti untuk meraih prestasi anak di gembleng kedisiplinan, digembleng pelatihan-pelatihan yang rutin dan terus didampingi oleh coach yang memiliki reputasi yang baik," jelas Jokowi.
Menutup sambutannya, Jokowi menitip anak-anak hasil seleksi di PFA kepada Rully Nere. "Saya titip Pak Rully, anak-anak semuanya. Dengan mengucap bismillahirohmanirohim, pada pagi ini saya luncurkan Papua Football Academy di Tanah Papua," tutur Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




