Garam, Terang, dan Seorang Kawan dari NTT

Rio Abdurachman
Rio Abdurachman

Direktur Utama B-Universe

Jumat, 1 Agustus 2025 | 14:21 WIB

Catatan dari EMF 2025 di Hutan Kota by Plataran

Sore itu, langit Jakarta memudar perlahan menjadi keemasan. Angin berembus tenang di Hutan Kota by Plataran, membawa suasana yang tidak biasa. Di tengah ramai tamu dan pembicara yang menghadiri Energi Mineral Festival (EMF) 2025 yang diselenggarakan oleh Investor Daily bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ada satu pertemuan yang terasa lebih hangat dari biasanya dengan kawan lama, Melki Laka Lena.

Sudah 15 tahun saya mengenalnya. Sejak Munas Golkar di Pekanbaru pada 2010--waktu itu usianya mungkin baru menginjak 35 tahun--ia sudah membawa semangat dan cita-cita besar dari Timur. Lalu kembali bertemu saat ia ikut membangun ormas Nasional Demokrat dan bersua lagi di Munas Golkar Bali pada 2015.

Sejak itu, hubungan kami tak pernah benar-benar jauh. Tak selalu bersua, tetapi selalu terhubung. Kadang hanya lewat pesan pendek di WhatsApp, tetapi cukup untuk tahu bahwa ia tetap Melki yang dahulu.

Melki adalah kawan yang tidak pernah berubah. Dalam kesibukannya sebagai wakil ketua Komisi IX DPR periode 2019–2024, ia tetap meluangkan waktu untuk sekadar duduk bersama, bertukar kabar, berbincang santai tentang banyak hal. Dan intonasinya semakin bernyawa jika bicara tentang tentang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena (kedua kanan) berbincang dengan CEO B-Universe Rio Abdurachman (kiri) dalam Energi Mineral Festival 2025 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025. - (Beritasatu.com/-)
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena (kedua kanan) berbincang dengan CEO B-Universe Rio Abdurachman (kiri) dalam "Energi Mineral Festival 2025" di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025. - (Beritasatu.com/-)

Saya percaya, dalam 15 tahun itu, banyak hal bisa berubah. Gelar bisa bertambah, jabatan bisa berganti. Namun, pada Melki, ada satu hal yang konstan: mimpinya tentang NTT.

Tentang desa yang tak boleh lagi gelap,
tentang keindahan pulau kecil yang ingin ia buat besar,
tentang laut yang asin bukan hanya karena garam,
tetapi juga karena potensi yang tak henti ia doakan.

Ia bicara tentang pariwisata yang bukan hanya hotel dan pantai,
tetapi tentang keramahan, budaya, dan kearifan lokal yang tak bisa dibungkus brosur.
Tentang perikanan, pertanian, dan energi,
NTT sebagai nadi timur yang berdetak untuk seluruh negeri.

NTT adalah laut yang jujur,
gunung yang sabar,
sabana yang terbuka,
dan langit yang rendah hati.

Melki lahir dari semua itu dan kini ia kembali dengan kuasa,
bukan untuk meninggi, tetapi untuk melayani.

Sore itu, ia hadir sebagai pembicara dalam salah satu panel EMF 2025, berdampingan dengan Ibu Arsya, Direktur Distribusi PLN. Saat Melki mulai berbicara, saya merasa seperti sedang mendengar suara yang telah lama saya kenal, lancar, yakin, dan penuh cinta pada kampung halamannya.

“Saya ingin NTT menjadi provinsi garam dan terang,” katanya mengutip ayat dalam kitab suci.
 

“Maka, biarlah dari Timur, NTT memberi rasa bagi bangsa dan menyala bagi saudara-saudara kita yang masih hidup dalam gelap.”

Kata-katanya tidak meledak, tapi terasa dalam,
bercampur logat khas timur yang tak pernah ia tinggalkan.
Ia tidak sedang menyampaikan visi. Ia sedang membuka isi hati.

Yang hadir di ruangan sore itu tidak hanya mendengar seorang gubernur.
Kami mendengar seorang kawan, seorang anak daerah, seorang putra NTT, yang tak pernah lelah mencintai tanah kelahirannya.

Kini ia gubernur NTT. Ia punya kuasa.
Namun, tidak ada yang berubah dari caranya menyapa, dari cara ia mendengarkan, dari caranya membuat semua orang merasa dekat.

Karena kekuasaan memang tidak mengubah karakter seseorang.
Ia hanya mempertegas siapa sebenarnya orang itu.

Dan Melki?
Ia tetap Melki.
Ramah. Bersahabat. Akrab.
Dan cintanya kepada NTT, tak pernah lekang oleh jabatan.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon