Penghentian Produksi Yaris di Thailand, Indonesia Tak Dapat Pasokan
Jumat, 18 Oktober 2013 | 11:29 WIB
Jakarta - Produsen mobil Jepang, Toyota Motor Corp, menghentikan produksi sedan buntung (hatchback) Yaris di Thailand sejak pertengahan tahun lalu, sehingga pasokan mobil berkapasitas mesin 1.500 cc ke Indonesia terhenti.
"Pengiriman Yaris terakhir ke Indonesia pada Juli lalu," kata Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan kepada Antara, di Jakarta, Jumat (18/10).
Oleh karena itulah, kata dia, penjualan Yaris di Indonesia terus mengalami penurunan sejak pertengahan tahun ini.
Pada Mei penjualan mobil kota (city car) itu masih berada di atas 2.000 unit yaitu 2.341. Namun pada Juni turun menjadi 1.739 unit, kemudian menjadi 1.192 unit pada Juli, dan anjlok menjadi 32 unit pada Agustus, serta 14 unit pada September.
Kendati demikian, lanjut Johnny, produksi Yaris tidak akan dihentikan sama sekali. "TMC tengah melakukan 'remapping' terhadap produksi mobil globalnya itu," ujarnya.
Johnny memperkirakan pada awal tahun 2014 akan keluar model baru dari mobil yang membidik pasar anak muda itu.
"Sambil menunggu model Yaris yang benar-benar baru, sementara tidak ada pemasaran mobil tersebut. Ini hanya soal 'timelag' saja," ujarnya.
Setelah Toyota Motor Thailand (TMT) tidak memproduksi Yaris, diperkirakan TMC akan memindahkan produksi mobil tersebut ke Indonesia.
Sinyal itu pernah diungkapkan Eksekutif Wakil Presdir Toyota Motor Corp (TMC) Yukitoshi Funo di sela-sela wawancara khusus dengan sejumlah media nasional pada Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun 2012 di Jakarta.
"Toyota di Thailand akan fokus memproduksi eco car, sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan di negeri itu," kata Johnny.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




