DP dan Cicilan Jadi Pertimbangan Utama Pembeli Mobil Bekas
Kamis, 1 Juni 2017 | 17:45 WIB
Jakarta - Menjelang Lebaran, permintaan akan mobil bekas selalu meningkat. Kondisi ini biasanya dibarengi dengan kenaikan harga jual. Namun, rupaya hal itu tidak terlalu berpengaruh bagi para pembeli mobil bekas.
Di pusat penjualan mobil bekas terbesar di Jakarta yang ada di WTC Mangga Dua, penjualan mobil bekasnya sejak awal Mei 2017 telah meningkat hingga dua kali lipat. Bila di periode bukan bulan Ramadan, biasanya rata-rata laku terjual 300 unit dalam satu minggu, namun menjelang Lebaran ini penjualannya mencapai 500 - 600 unit seminggu.
"Sekarang itu kelihatannya harga tidak terlalu penting. Kalau mau beli mobil bekas, yang pertama kali mereka tanya bukannya harga, tapi berapa uang mukanya dan cicilannya. Kalau cocok ya langsung dibeli, karena kan sekarang kebanyakannya memang secara kredit," ujar Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, di Jakarta, Kamis (1/6) .
Seperti pasar mobil baru, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan mobil jenis MPV lainnya sampai saat ini juga masih mendominasi penjualan mobil bekas. Namun jelang Lebaran ini, ada kenaikan penjualan di mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Pajero Sport dan Toyota Fortuner.
"Untuk jenis LCGC seperti Calya, Sigra, atau Ayla, mobil bekasnya juga banyak yang cari. Tapi karena unitnya masih terbatas, di tempat kami biasanya hanya berumur sehari. Besoknya tidak ada lagi karena sudah laku terjual. Padahal, selisih harganya dengan yang baru hanya 5-10 persen," ujar Herjanto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




