Mitsubishi Bantah Tudingan Mayoritas SPK Xpander Bodong
Rabu, 18 Oktober 2017 | 21:16 WIB
Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan dari Mitsubishi Motors, memastikan bahwa seluruh SPK Mitsubishi Xpander yang telah terkumpul hingga Rabu (18/10) merupakan data yang valid dan seluruhnya telah melakukan pembayaran uang muka (down payment/DP) minimal Rp 5 juta sebagai tanda jadi pemesanan yang tercatat di SPK.
Penegasan tersebut diungkapkan Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI Osamu Iwaba menanggapi informasi mengenai 58% SPK Mitsubishi Xpander yang tidak valid atau bodong. Sejak diluncurkan secara global pada Agustus 2017 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, hingga minggu kedua Oktober 2017, Mitsubishi Xpander telah membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) lebih dari 27 ribu unit.
"Kegiatan yang tengah dilakukan oleh PT MMKSI terhadap data pemesanan Xpander adalah kegiatan survei yang dilakukan oleh PT MMKSI untuk mendapatkan data demografi konsumen Mitsubishi Xpander, latar belakang pemesanan kendaraan, media komunikasi yang menjadi sumber informasi konsumen Mitsubishi Xpander. Kegiatan tersebut merupakan langkah yang dilakukan oleh PT MMKSI untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas layanan penjualan agar dapat memberikan layanan yang melebihi ekspektasi konsumen Indonesia," kata Iwaba dalam keterangan resminya, Rabu (18/10).
Iwaba menjelaskan, survei ini dilakukan MMKSI kepada para konsumen Mitsubishi Xpander sejak tanggal 15 Agustus 2017 melalui nomor hotline Mitsubishi Motors Customer Care (0804-1-300-300). Karena rasio penerimaan telepon oleh konsumen dirasa rendah, maka MMKSI meminta diler untuk dapat lebih mensosialisasikan nomor Hotline tersebut, agar konsumen berkenan menerima telpon dan menjawab survei tersebut.
Rasio penerimaan telepon yang rendah, menurut Iwaba, dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kondisi konsumen yang tidak memungkinkan menjawab telepon saat dihubungi (sedang di jalan, sedang melakukan aktivitas lain, dsb.) ataupun karena ketidaktahuan konsumen atas nomor yang digunakan oleh PT MMKSI sehingga konsumen enggan menjawab telepon.
"Tentunya kegiatan survei ini tidak ada hubungannya dengan aktivitas pemesanan / SPK konsumen terhadap Mitsubishi Xpander, karena saat ini konsumen yang terdapat pada daftar SPK tengah menunggu proses pembelian dan delivery kendaraan lebih lanjut," tegas dia.
Iwaba mengklaim, sejak diluncurkan pertama kali pada GIIAS 2017, Mitsubishi Xpander diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia. Kendaraan small MPV generasi terbaru milik Mitsubishi Motors untuk pasar Indonesia dan Asean ini, menggabungkan fungsionalitas dan kenyamanan MPV dengan ketangguhan dan daya jelajah khas SUV.
Iwaba mengungkapkan, selain meningkatkan kualitas layanan penjualan, pemenuhan pengiriman unit kepada konsumen Xpander menjadi fokus utama MMSKI saat ini. Pemenuhan unit tetap menggunakan skema first in first out untuk memastikan seluruh konsumen Xpander diperlakukan dengan adil dan mendapatkan unit sesuai dengan tanggal pemesanan.
"Untuk mempercepat jadwal pengiriman unit kepada konsumen, kami telah mempercepat penerapan shift dua di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang memproduksi Xpander untuk meningkatkan produktivitas pabrik tersebut," ungkap Iwaba.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




