KIA dan Chevrolet Absen dari GIIAS 2019

Rabu, 3 Juli 2019 | 17:35 WIB
RS
FB
Penulis: Ridho Syukro | Editor: FMB
Suasana pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 ,Surabaya, Jumat (29/3) . GIIAS 2019 akan dihelat di empat kota di Indonesia yaitu Surabaya, Medan, Makassar dan Jakarta.
Suasana pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 ,Surabaya, Jumat (29/3) . GIIAS 2019 akan dihelat di empat kota di Indonesia yaitu Surabaya, Medan, Makassar dan Jakarta. (beritasatu photo/astra)

Jakarta, Beritasatu.com - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 siap digelar di ICE BSD, Tangerang pada 18-28 Juli 2019. Tema pameran GIIAS 2019 adalah Future in Motion yang menggambarkan perkembangan teknologi dalam dunia otomotif.

Pada tahun ini, ada dua merek kendaraan yang tidak mengikuti GIIAS 2019 yaitu KIA dan Chevrolet. Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan KIA sudah absen sejak GIIAS 2017. KIA sedang dalam proses restrukturisasi kepindahan kepemilikan ke Indomobil Group. Chevrolet juga tidak mengikuti GIIAS 2019 karena alasan tertentu yang tidak dijelaskan detail.

Ia mengatakan absennya KIA dan Chevrolet pada pameran GIIAS 2019 tidak mempengaruhi keberlangsungan acara, GIIAS 2019 tetap berjalan.

"Setiap tahun, GIIAS menjadi pameran otomotif yang paling ditunggu dan tahun ini kembali digelar," ujar dia di Jakarta, Rabu (3/7).

GIIAS 2019 didukung oleh Astra Financial sebagai platinum sponsor, Bibli.com sebagai exclusive e-commerce and Online Ticketing dan Go-Jek sebagai On Demand Platform. Berbagai produk dan teknologi yang dipamerkan pada GIIAS 2019 akan berbeda dan dijamin pengunjung puas.

Hasil produksi industri otomotif Indonesia sudah diekspor ke lebih dari 80 negara. Pada tahun 2018, ekspor mobil utuh tumbuh 14 persen menjadi 264.553 unit dengan dorongan dari GIIAS 2019, Gaikindo optimistis pada tahun 2019, ekspor bisa lebih tinggi.

Gaikindo menargetkan pada tahun 2025 industri otomotif dapat menyumbang devisa tertinggi dengan capaian 1 juta unit. Industri otomotif sudah menjadi bagian dari PDB dan sudah menjadi percontohan menuju industri 4.0.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kenaikan Pajak Mobil Listrik Adil, tetapi Berisiko Tekan Penjualan

Kenaikan Pajak Mobil Listrik Adil, tetapi Berisiko Tekan Penjualan

EKONOMI
B50 Bisa Jadi Ciri Khas RI, Industri Otomotif Siap Dukung Transisi

B50 Bisa Jadi Ciri Khas RI, Industri Otomotif Siap Dukung Transisi

EKONOMI
BYD dan Jaecoo Tembus 10 Besar Penjualan Mobil Nasional 2026

BYD dan Jaecoo Tembus 10 Besar Penjualan Mobil Nasional 2026

OTOTEKNO
Pangsa Pasar Mobil China di RI Naik hingga Tembus 17 Persen

Pangsa Pasar Mobil China di RI Naik hingga Tembus 17 Persen

OTOTEKNO
Kemenperin Dorong Gaikindo Rancang Skema PPnBM Kendaraan Niaga

Kemenperin Dorong Gaikindo Rancang Skema PPnBM Kendaraan Niaga

OTOTEKNO
Diler Honda Tutup Lagi, Tekanan Merek Mobil China Semakin Terasa

Diler Honda Tutup Lagi, Tekanan Merek Mobil China Semakin Terasa

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon