ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

B50 Bisa Jadi Ciri Khas RI, Industri Otomotif Siap Dukung Transisi

Rabu, 22 April 2026 | 22:22 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi B50.
Ilustrasi B50. (Kementerian ESDM)

Jakarta, Beritaatu.com - Program biodiesel 50% (B50) dinilai berpotensi menjadi ciri khas Indonesia di kancah global, seiring dukungan industri otomotif dan hasil uji coba yang menunjukkan performa positif.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyatakan dukungan terhadap implementasi B50 merupakan bagian dari komitmen industri dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya terkait efisiensi energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“B50 kita mendukung program pemerintah dan itu sudah dilakukan. Sejauh ini hasil sementara yang menunjukkan hal yang cukup bagus. Dan mudah-mudahan ini juga menjadi alternatif tersendiri, karena mungkin B50 ini yang pertama kali di dunia dan dengan hasil yang bagus, ini menjadi salah satu trademark tersendiri buat Indonesia,” ujar Kukuh di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menilai industri otomotif nasional memiliki pengalaman dalam menghadapi berbagai krisis global, mulai dari krisis ekonomi 1998 hingga pandemi Covid-19 pada 2020.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan geopolitik saat ini yang berdampak pada pasokan bahan baku, biaya logistik, hingga fluktuasi nilai tukar.

Menurut Kukuh, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci untuk menjaga ketahanan sektor otomotif di tengah tekanan global.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengembangan teknologi kendaraan yang lebih efisien. Tidak hanya elektrifikasi penuh, teknologi hybrid dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dinilai tetap relevan sebagai solusi transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.

“PHEV punya potensi untuk terus ditingkatkan, karena itu juga punya peluang untuk menghemat bahan bakar. Jadi sebenarnya, kalau itu kemudian juga dikombinasikan dengan adanya biofuel, itu juga semakin meningkat,” jelasnya.

Dari sisi pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan uji coba penggunaan B50 di sektor otomotif menunjukkan hasil yang sesuai harapan.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa performa mesin dalam uji jalan B50 berada dalam batas spesifikasi yang ditetapkan.

"Kalau performa mesin, tadi dari laporannya tim teknis itu sesuai spesifikasi," ujar Eniya saat ditemui di fasilitas uji jalan B50 di Lembang, Jawa Barat.

Ia menjelaskan, hasil pengujian menunjukkan kualitas bahan bakar B50 telah memenuhi standar teknis, dengan kandungan FAME sebesar 49%-50%. Selain itu, parameter lain seperti kadar air, monogliserida, dan stabilitas oksidasi juga berada dalam batas yang dipersyaratkan.

Kadar air pada B50 tercatat maksimal 300 ppm, lebih rendah dibandingkan standar B40 yang berada di level 320 ppm. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas bahan bakar nabati yang digunakan.

Program B50 menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

Dengan dukungan industri dan hasil uji coba yang positif, B50 dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi inovasi unggulan Indonesia dalam transisi energi global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Impor Solar dan Devisa Bisa Hemat

B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Impor Solar dan Devisa Bisa Hemat

EKONOMI
Apa Itu B50? Biodiesel Baru yang Meluncur 1 Juli 2026

Apa Itu B50? Biodiesel Baru yang Meluncur 1 Juli 2026

EKONOMI
Bahlil Pastikan BBM B50 Dirilis 1 Juli 2026, Hasil Uji Coba Positif

Bahlil Pastikan BBM B50 Dirilis 1 Juli 2026, Hasil Uji Coba Positif

EKONOMI
Target Penggunaan Bahan Bakar B50 nasional

Target Penggunaan Bahan Bakar B50 nasional

MULTIMEDIA
Kereta Diesel KAI Mulai Uji Coba Bahan Bakar B50

Kereta Diesel KAI Mulai Uji Coba Bahan Bakar B50

EKONOMI
Keberhasilan Program B50 Bergantung pada Penerimaan Masyarakat

Keberhasilan Program B50 Bergantung pada Penerimaan Masyarakat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon