Komponen Mobil Hemat Energi Bebas Bea Masuk

Kamis, 20 September 2012 | 16:36 WIB
IC
B
Penulis: Ivan Dasa Saputra/ Wisnu Cipto | Editor: B1
Mobil listrik
Mobil listrik (Antara)
Pemerintah mulai pekan depan membebaskan bea masuk mesin, perakitan, serta komponen mobil berbasis LCGC.

Pemerintah menyatakan kesiapannya memberikan insentif bagi proyek Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil ramah lingkungan dengan harga murah demi mendukung program penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendukung kebijakan fiskal untuk LCGC, yang akan kami gabungkan dengan low carbon emission," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo, di Jakarta, hari ini.

Menurut Menkeu, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan hal tersebut, yang rencananya akan digabung dengan insentif low carbon emission.

Pemberian insentif ini, lanjut dia, tidak hanya akan diberikan kepada mobil listrik yang saat ini tengah gencar dikembangkan di Indonesia, tetapi juga terhadap mobil-mobil jenis lain yang mampu menghemat penggunaan BBM.

Pemerintah sendiri mulai pekan depan membebaskan bea masuk (BM) mesin, perakitan, serta komponen mobil berbasis LCGC. Fasilitas itu diberikan guna merangsang pembangunan dan pengembangan mobil LCGC di dalam negeri, baik di sektor permesinan, perakitan, maupun komponen.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 76/PMK Oil/ 2012 tertanggal 21 Mei 2012, yang telah diundangkan pada 22 Mei 2012 dan berlaku 30 hari sejak diundangkan atau berlaku mulai pekan depan.

PMK tersebut merupakan perubahan atas Permenkeu No 176/PMK 011/2009 tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Mesin serta Barang dan Bahan untuk Pembangunan atau Pengembangan Industri Dalam Rangka Penanaman Modal.

Selain membebaskan BM, pemerintah memberikan perpanjangan waktu impor selama setahun kepada perusahaan yang memperoleh pembebasan BM, tapi belum merealisasikan importasi dalam waktu empat tahun akibat tata niaga impor.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon