Power Window Bermasalah, Honda Tarik 489.000 Unit CR-V
Minggu, 7 Oktober 2012 | 15:06 WIB
Di Eropa, Amerika, dan Afrika untuk model CR-V SUV produksi tahun 2002 sampai 2006.
Honda Motor mengungkapkan akan menarik sekitar 489.000 unit mobil jenis CR-V di Eropa dan Amerika Serikat, setelah menerima banyak laporan air hujan yang bisa masuk ke saklar power window di pintu pengemudi. Hal itu menyebabkan mesin power window panas dan terbakar.
Produsen otomotif asal Jepang tersebut akan menarik sekitar 220.000 mobil CR-V SUV di Eropa dan 268.000 unit di Amerika serikat serta kurang dari 100 unit di Afrika. Hal tersebut ditegaskan juru bicara Honda hari ini dalam siaran persnya. Semua kendaraan yang ditarik akibat cacat produksi tersebut adalah model tahun 2002 sampai 2006.
Terkait penarikan tersebut, menurut juru bicara Honda, sebelumnya ada laporan terjadi konsleting di pintu kabin pengemudi hingga menyebabkan terbakar. Namun tidak ada cidera dan korban dalam hal tersebut.
Pihak Honda, yang merupakan produsen otomotif terbesar ketiga tersebut tidak memberikan pernyataan perihal berapa biaya yang dikeluarkan untuk penarikan tersebut.
Cacat produksi juga sempat terjadi dengan model Honda lainnya, yakni model Accord, sedan kelas menengah di Amerika Utara. Lebih dari 600.000 unit kendaraan tersebut bermasalah di power steering yang mengalami kebocoran dan berpotensi menyebabkan terbakarnya mesin di bagian bawah.
Honda Motor mengungkapkan akan menarik sekitar 489.000 unit mobil jenis CR-V di Eropa dan Amerika Serikat, setelah menerima banyak laporan air hujan yang bisa masuk ke saklar power window di pintu pengemudi. Hal itu menyebabkan mesin power window panas dan terbakar.
Produsen otomotif asal Jepang tersebut akan menarik sekitar 220.000 mobil CR-V SUV di Eropa dan 268.000 unit di Amerika serikat serta kurang dari 100 unit di Afrika. Hal tersebut ditegaskan juru bicara Honda hari ini dalam siaran persnya. Semua kendaraan yang ditarik akibat cacat produksi tersebut adalah model tahun 2002 sampai 2006.
Terkait penarikan tersebut, menurut juru bicara Honda, sebelumnya ada laporan terjadi konsleting di pintu kabin pengemudi hingga menyebabkan terbakar. Namun tidak ada cidera dan korban dalam hal tersebut.
Pihak Honda, yang merupakan produsen otomotif terbesar ketiga tersebut tidak memberikan pernyataan perihal berapa biaya yang dikeluarkan untuk penarikan tersebut.
Cacat produksi juga sempat terjadi dengan model Honda lainnya, yakni model Accord, sedan kelas menengah di Amerika Utara. Lebih dari 600.000 unit kendaraan tersebut bermasalah di power steering yang mengalami kebocoran dan berpotensi menyebabkan terbakarnya mesin di bagian bawah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




