Toyota Recall 8.700 Corolla Altis dan Camry di India
Sabtu, 13 Oktober 2012 | 22:01 WIB
Masalah pada sistem power window
Toyota Kirloskar Motor (TKM), agen pemegang merk Toyota di India, me-recall hampir 8.700 unit Corolla Altis dan Camry di India, demikian ungkap salah seorang pimpinan perusahaan itu Sabt (13/10).
Penarikan kembali itu dilakukan karena ditemukan masalah pada sistem power window dua jenis mobil tersebut.
Corolla Altis yang ditarik adalah mobil-mobil yang dijual pada periode 30 Juli 2008 hingga 31 Desember 2008. Sementara untuk Camry berasal dari 1 September 2006 hingga 31 Juli 2008.
Secara global Toyota menarik 7,4 juta unit mobil dan menjadi salah satu recall yang paling besar dalam sejarah, mendekati rekor Ford yang menarik kembali 7,9 juta unit mobil pada 1996.
Toyota mengatakan tombol power window pada sisi pengemudi mengalami masalah, akan lengket ketika dioperasikan. Para pemilik mobil itu bisa membawa mobil mereka ke dealer Toyota untuk diperbaiki yang diperkirakan hanya memakan waktu satu jam dan tanpa dipungut biaya.
Toyota Kirloskar Motor (TKM), agen pemegang merk Toyota di India, me-recall hampir 8.700 unit Corolla Altis dan Camry di India, demikian ungkap salah seorang pimpinan perusahaan itu Sabt (13/10).
Penarikan kembali itu dilakukan karena ditemukan masalah pada sistem power window dua jenis mobil tersebut.
Corolla Altis yang ditarik adalah mobil-mobil yang dijual pada periode 30 Juli 2008 hingga 31 Desember 2008. Sementara untuk Camry berasal dari 1 September 2006 hingga 31 Juli 2008.
Secara global Toyota menarik 7,4 juta unit mobil dan menjadi salah satu recall yang paling besar dalam sejarah, mendekati rekor Ford yang menarik kembali 7,9 juta unit mobil pada 1996.
Toyota mengatakan tombol power window pada sisi pengemudi mengalami masalah, akan lengket ketika dioperasikan. Para pemilik mobil itu bisa membawa mobil mereka ke dealer Toyota untuk diperbaiki yang diperkirakan hanya memakan waktu satu jam dan tanpa dipungut biaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




