Begini Cara Membuat Konten Viral yang Bermoral
Selasa, 14 Maret 2023 | 22:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Membuat konten viral saat ini tidaklah sulit. Terlebih hampir seluruh masyarakat kini sudah memiliki perangkat dan jaringan internet yang memadai. Sehingga membuat konten viralpun tidak begitu sulit.
Hal yang menjadi sulit adalah ketika konten viral tersebut dianggap tidak bermoral atau bohong. Hal inilah yang menjadi pertimbangan bagi konten kreator, bahwa bukan hanya sekedar membagikan informasi saja dan menjadi viral begitu saja, melainkan ada makna yang terkandung di dalamnya.
Dengan kecenderungan penggunaan media sosial untuk membuat konten, kebanyakan dari kreator hanya mengejar viral tanpa melihat ulang bagaimana etika dan budaya dalam bermedia digital.
"Viral berarti kemampuan berkembang secara instant berkali-kali lipat dalam waktu yang sangat singkat dan bisa jangka pendek atau panjang," ungkap IT Support dan Relawan TIK Cirebon, Wahyu Septiawan Senin (13/3/2023).
Namun membuat konten viral menurut Wahyu bisa tetap dengan muatan yang positif, aman dan kreatif tanpa menghilangkan moral. Positif sendiri berarti bijak dalam membuat konten di media sosial, tidak menyebarkan hoaks, dan beretika. Kemudian sisi aman, paham terhadap keamanan data dan konten pribadi serta perangkat digital.
"Di siai kreatif pembuat konten bisa berkarya menggunakan internet dan tools-nya serta paham menggunakan kontennya dengan benar," sambungnya.
Pembuat konten sendiri bisa memilih banyak jenis konten, mulai dari narasi, tulisan, gambar, foto, hingga video. Berbagai tools untuk membuat konten menjadi menarik telah disediakan oleh platform media sosial dan aplikasi seperti Canva. Tak ada lagi alasan keterbatasan alat, sebab kini ada begitu banyak aplikasi yang menyediakan pengeditan konten baik gratis atau berbayar.
Selain itu, ide membuat konten kini bisa sangat beragam mulai dari edukasi, promosi, inspirasi, hiburan, dan informasi. Menentukan jenis konten yang akan dibuat menjadi langkah awal seorang konten kreator.
Setelah memilih konten, kreator dapat melakukan pengembangan dengan melakukan riset terlebih dulu, menambahkan ilustrasi, sisi jurnalistik, dan strategi distribusinya. Dengan melakukan langkah-langkah tersebut diharapkan konten yang dibuat bisa viral tapi dalam konteks positif.
Dalam rangka kampanye Gerakan Nasional Literasi Digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menyelenggarakan webinar Literasi Digital #MakinCakapDigital 2023 untuk segmen Pendidikan di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Sekitarnya pada Senin (13/3/2023).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




