Hacker Korea Utara Curi Ratusan Juta Dolar Aset Kripto untuk Danai Program Nuklir
Kamis, 7 September 2023 | 06:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Para peretas yang terkait dengan Korea Utara dilaporkan telah mencuri ratusan juta dolar dalam bentuk aset kripto untuk mendanai program senjata nuklir rezim tersebut.
Menurut penelitian dari perusahaan market intelligence blockchain TRM Labs, Rabu (6/9/2023), dari bulan Januari hingga 18 Agustus tahun ini, para peretas yang terkait dengan Korea Utara mencuri aset kripto senilai US$ 200 juta (Rp 3 triliun), yang setara dengan lebih dari 20% dari total kripto yang dicuri tahun ini.
"Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan yang mencolok dalam skala dan ukuran serangan siber terhadap bisnis kripto oleh Korea Utara. Meningkatnya serangan siber terjadi bersamaan dengan percepatan program nuklir dan rudal balistik negara tersebut," tulis TRM Labs.
Perusahaan analisis blockchain, Chainalysis, secara terpisah melaporkan dalam studi bulan Februari 2023 bahwa sebagian besar para ahli meyakini bahwa pemerintah Korea Utara menggunakan aset yang dicuri ini untuk mendanai program senjata nuklirnya.
TRM melaporkan, para peretas yang terkait dengan Korea Utara mengeksploitasi kerentanan dalam ekosistem kripto dengan berbagai cara, termasuk serangan phishing dan serangan terhadap rantai pasokan, serta melalui serangan terhadap infrastruktur dan peretasan private keys atau seed phrase.
Menurut data dari Chainalysis, tahun 2022 adalah tahun terbesar dalam hal peretasan kripto, dengan pencurian sebesar US$ 3,8 miliar dari bisnis kripto, terutama melalui eksploitasi protokol keuangan terdesentralisasi (decentralized finance atau DeFi) dan oleh para penyerang yang terkait dengan Korea Utara.
Pada Maret tahun lalu, pejabat Amerika Serikat menuduh para peretas yang terkait dengan Korea Utara mencuri lebih dari US$ 600 juta dalam bentuk aset kripto dari Ronin Bridge dalam permainan blockchain populer Axie Infinity.
Para peretas mengeksploitasi "jembatan" blockchain, yang memungkinkan pengguna mentransfer aset digital mereka dari satu jaringan kripto ke jaringan lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




