Literasi Jadi Kunci Pertumbuhan Industri Kripto
Senin, 27 April 2026 | 10:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah pandangan menunjukkan pasar kripto mulai bergerak menuju fase yang lebih matang dengan fokus pada fundamental. Namun, kondisi makroekonomi global dan dinamika pasar tetap memberikan pengaruh.
Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) Resa Raniadi menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijak dalam melihat aset kripto, tidak hanya sebagai peluang jangka pendek, tetapi sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital masa depan yang masih dalam tahap berkembang.
"Edukasi menjadi kunci agar masyarakat dapat memahami berbagai skenario pasar dan mengambil keputusan investasi secara lebih rasional," ujar Resna Raniadi dalam keterangannya saat diskusi di Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka memperingati Bulan Literasi Kripto, Senin (26/4/2026).
Dia menegaskan literasi kripto merupakan tanggung jawab bersama dan tidak bisa dilakukan satu pihak saja.
"Dibutuhkan kolaborasi semua stakeholders, antara regulator, pelaku industri, dan komunitas untuk memastikan masyarakat tidak hanya tertarik, tetapi juga memahami dengan baik bagaimana ekosistem ini bekerja," jelas CEO Upbit ini.
Resa berharap generasi muda yang memiliki akses informasi yang sangat luas, mampu mengolahnya menjadi pemahaman yang utuh.
"Kami melihat literasi sebagai fondasi utama agar pengguna tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga memahami risiko dan potensi aset kripto secara lebih komprehensif," pungkasnya.
Selain mendorong peningkatan jumlah pengguna, Resa juga menekankan pentingnya kualitas pemahaman agar masyarakat dapat memanfaatkan aset digital secara bijak dan bertanggung jawab.
“Ke depan, kami percaya pertumbuhan industri kripto di Indonesia akan sangat ditentukan oleh kualitas literasi penggunanya. Oleh karena itu, Upbit Indonesia akan terus berperan aktif dalam menghadirkan inisiatif edukasi yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Resna Raniadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




