Waspada, Kelompok RansomedVC Klaim Sudah Kuasai Sistem Sony
Selasa, 26 September 2023 | 16:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kelompok ransomware yang dikenal sebagai RansomedVC mengeklaim bahwa mereka telah berhasil mengeksploitasi semua sistem komputer yang dimiliki oleh Sony. Kelompok ini juga berencana menjual data yang telah dicuri.
Dilansir dari Gizchina, Selasa (26/9/2023), meskipun belum ada konfirmasi atas klaim ini, Cyber Security Connect telah melaporkan bahwa kelompok ransomware yang baru muncul beberapa bulan yang lalu itu telah berhasil menyerang sejumlah besar korban. Mereka juga menyatakan secara terbuka di clearnet dan darknet.
"Kami berhasil mengeksploitasi seluruh sistem Sony, tetapi kami tidak akan memerasnya. Kami akan menjual data tersebut karena Sony menolak untuk membayar, dan data tersebut saat ini tersedia untuk dijual," tulis kelompok ransomware tersebut.
Sebelumnya pada 2011, Sony juga pernah mengalami masalah pada jaringan PlayStation, yang mengakibatkan data pribadi sekitar 77 juta akun terungkap dan mengganggu layanan perusahaan selama hampir sebulan.
RansomedVC adalah sebuah kelompok ransomware yang baru-baru ini muncul di dark web. Informasi tentang kelompok ini masih sangat terbatas, tetapi ada keyakinan bahwa mereka adalah pemain yang relatif baru dalam dunia ransomware dan belum terkait dengan serangan-serangan lainnya.
Ransomware sendiri adalah jenis malware yang mengenkripsi file korban dan meminta pembayaran apabila file yang dienkripsi ingin dibuka kembali. Serangan ransomware semakin umum dalam beberapa tahun terakhir, dan banyak perusahaan terkenal telah menjadi korban serangan semacam ini. Serangan ransomware bisa sangat merusak karena dapat mengakibatkan kehilangan data sensitif dan kerugian finansial yang signifikan.
Implikasi dari serangan ini sangat besar mengingat Sony adalah pemain utama dalam industri hiburan. Jika klaim kelompok ransomware itu benar, data pribadi pengguna Sony, seperti nama, alamat, dan informasi kartu kredit, dapat terancam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




