ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Resmikan BTS 4G dan Satelit Satria-1 di Talaud Sulut, Jokowi: Kita Bangun Tol Langit

Kamis, 28 Desember 2023 | 14:52 WIB
IA
WP
Penulis: Ichsan Ali | Editor: WBP
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI Kominfo dan Satelit Satria-1 di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI Kominfo dan Satelit Satria-1 di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023). (Youtube Sekretariat Presiden/Youtube Sekretariat Presiden)

Talaud, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian base transceiver station (BTS) 4G Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi Informatika (Kemenkominfo) dan Satelit Satria-1 di Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023). Pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini merupakan tol langit yang memudahkan akses digital masyarakat.  

Jokowi menyampaikan, Indonesia memiliki 17.000 pulau dengan kondisi geografis yang beragam, sehingga pembangunan infrastruktur menjadi tidak mudah. "Kita membutuhkan yang namanya konektivitas untuk menjangkau, menghubungkan dari satu pulau ke pulau lain, satu provinsi ke provinsi lain, satu daerah ke daerah lain dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," ungkap Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menyampaikan pemerintah sudah membangun berbagai infrastruktur konektivitas. Namun, sempat terhenti karena adanya kasus korupsi.

ADVERTISEMENT

"Kita sudah membangun berbagai infrastruktur konektivitas, kita juga bangun tol langit agar seluruh lapisan masyarakat memiliki akses setara digital termasuk pembangunan BTS, masalahnya ada problem korupsi sehingga berhenti," tutur Jokowi.

Jokowi memerintahkan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menyelesaikan permasalahan korupsi di samping pembangunan infrastruktur konektivitas harus tetap berjalan.

"Oleh sebab itu, saat itu saya sampaikan oleh Jaksa Agung, 'Pak masalahnya tolong diselesaikan di wilayah hukum yang korupsi, tetapi pembangunan jangan sampai berhenti, karena biasanya kalau ada masalah korupsi, langsung berhenti proyeknya, kalau tidak mangkrak tidak bisa diteruskan'. Dan saat itu Pak Jaksa Agung 'siap pak' akan kami dampingi secara administrasi hukum dan prosedur yang lain-lainya," paparnya.

Jokowi menegaskan pembangunan BTS 4G Bakti Kemenkominfo dan Satelit Satria-1 adalah untuk kepentingan rakyat dan tidak boleh dihentikan di saat proses hukum masih berjalan.

Dengan demikian, Kemenkominfo bisa bekerja lagi, memiliki rasa percaya diri, dan terbukti setelah 4 bulan bekerja proyek ini bisa diselesaikan. 

"Ini untuk kepentingan rakyat. Jangan sampai, ada masalah hukum, proyek dihentikan. Sudah uangnya hilang, proyeknya tidak berjalan. Rugi kanan kiri. Semuanya rugi," imbuh Jokowi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon