Apple Vision Pro Seharga Rp 55 Juta Disebut Hanya Prototipe
Senin, 12 Februari 2024 | 12:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tipster terkenal yang banyak membocorkan tentang produk Apple, Mark Gurman menyebut headset realitas campuran Vision Pro yang saat ini dijual pada dasarnya adalah sebuah prototipe. Masyarakat harus membayar Apple untuk mendapatkan hak istimewa mengujinya.
Mengutip pernyataan dari karyawan Apple yang terlibat dalam pengembangan Vision Pro, masih diperlukan empat generasi sebelum Vision Pro mencapai bentuk idealnya, seperti dilaporkan Digital Trends, Senin (12/2/2024).
Meskipun pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa proses pengembangan Vision Pro mungkin memakan waktu bertahun-tahun, serupa dengan perkembangan produk lain seperti iPhone, iPad, dan Apple Watch, belum jelas apakah Apple akan merilis pembaruan tahunan untuk headset tersebut. Jika tidak, maka diperlukan waktu lima hingga enam tahun, atau mungkin lebih lama, sebelum headset seharga US$ 3.499 atau sekitar Rp 55 juta itu mencapai bentuk idealnya.
Peningkatan yang diharapkandalam produk ini mencakup aspek fisiknya. Hadset Vision Pro diharapkan menjadi lebih kecil, lebih ringan, dan lebih nyaman digunakan.
Pengalaman menonton juga diharapkan meningkat secara signifikan, termasuk fitur EyeSight yang menampilkan representasi digital mata pemakainya kepada orang-orang di sekitarnya. Perbaikan software besar-besaran juga diharapkan, termasuk peningkatan pada fitur-fitur seperti pelacakan mata dan pengetikan.
Ulasan Bloomberg juga menyoroti tentang perangkat lunak Vision Pro yang saat ini terasa seperti versi beta. Perangkat lunak tersebut membutuhkan waktu sekitar satu tahun lagi untuk terasa cukup sempurna saat digunakan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




