GAC Aion Ingin Jadikan Indonesia Basis Perakitan Mobil Listrik di ASEAN
Kamis, 20 Juni 2024 | 10:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia kedatangan lagi mobil listrik baru. Kali ini perusahaan asal China GAC Aion yang hadir melalui Aion Y Plus.
President AION South East Asia Ocean Ma mengatakan pihaknya sangat serius memperluas pasar ke Indonesia. Bahkan Louis memiliki ambisi untuk membuat Indonesia sebagai salah satu basis inti perakitan mobil GAC Aion di kawasan ASEAN.
"Konsumen di Indonesia itu tren perubahan dari mobil konvensional ke mobil listrik sangat cepat, sehingga GAC Aion ingin mengambil momen tersebut. Kami sangat yakin dengan adanya tren konsumen di Indonesia, ditambah kualitas produk dan pengalaman internasional yang kami miliki. Dengan ketiga hal ini, kami sangat percaya diri bisa merebut pasar di Indonesia," kata Ocean Ma di Jakarta, Rabu (19/6/2024) malam.
Lebih lanjut, Ocean menjelaskan alasannya memilih Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya. Ia mengatakan Indonesia memiliki potensi untuk menjadi konsumen mobil listrik yang besar.
"Indonesia memiliki populasi yang sangat besar sekitar 270 juta. Tren pembelian mobil juga sudah sangat meningkat. Sehingga ini menjadi poin penting kenapa kami memilih Indonesia. Kedua, raw material pembuatan baterai mobil ini juga ada di Indonesia, sehingga ini menjadi pertimbangan. Tidak menutup kemungkinan dari China untuk saat ini memproduksi baterai akan dipindahkan ke Indonesia," tambahnya.
GAC Aion masuk ke Indonesia melalui joint venture bersama mitra Indomobil Group. Kolaborasi ini memiliki misi untuk menjawab kebutuhan mobil listrik yang ramah lingkungan di Indonesia. GAC Aion berencana akan membangun 30 jaringan bisnis di Indonesia pada 2024 dan berkembang menjadi 70 pada 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




