ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Apple Akui Produk AI dan VR Buatannya Sulit Tandingi Kesuksesan iPhone

Jumat, 8 November 2024 | 06:02 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
CEO Apple Tim Cook berbicara di atas panggung saat mengumumkan produk baru di kantor pusat Apple di Cupertino, California, Senin, 9 September 2024.
CEO Apple Tim Cook berbicara di atas panggung saat mengumumkan produk baru di kantor pusat Apple di Cupertino, California, Senin, 9 September 2024. (AP Photo/Juliana Yamada)

Jakarta, Beritasatu.com - Kesuksesan iPhone diakui oleh Apple sulit untuk ditandingi. Produk-produk masa depan Apple yang menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan virtual reality (VR) mungkin tidak akan mencapai tingkat profitabilitas tinggi yang selama ini diperoleh dari bisnis iPhone. Peralihan ini diperkirakan dapat berdampak pada kinerja keuangan perusahaan pada masa depan.

Dilansir dari Gizchina, Jumat (8/11/2024), pihak Apple mengungkapkan, produk dan layanan mendatangnya mungkin akan mengganggu penawarannya saat ini. 

Hal ini dapat menyebabkan penurunan beberapa sumber pendapatan yang ada, yang pada gilirannya dapat memengaruhi bisnis, operasional, dan stabilitas keuangan perusahaan secara keseluruhan. Menurut pihak Apple, langkah menuju AI dan VR membawa peluang sekaligus tantangan baru.

ADVERTISEMENT

Untuk menjaga daya saing dalam bidang AI, Apple telah meningkatkan investasinya di sektor ini, dengan tujuan memperkecil jarak dengan pesaing seperti Google. Pekan lalu, Apple memperkenalkan Apple Intelligence, sebuah rangkaian fitur berbasis AI. Namun, sebagian besar fitur AI ini baru akan tersedia untuk pengguna iPhone 16 pada April 2025.

Ke depannya, Apple berencana mengintegrasikan teknologi AI yang lebih canggih ke dalam produknya, salah satunya adalah Siri. Siri akan ditingkatkan dengan teknologi ChatGPT dari OpenAI, yang diharapkan membuatnya lebih komunikatif dan responsif, sehingga memperkaya pengalaman pengguna.

Sementara itu, usaha Apple dalam VR menghadapi hambatan. Laporan terbaru menunjukkan, Vision Pro, headset VR premium Apple dengan harga US$ 3.500, kemungkinan akan dihentikan produksinya pada akhir tahun ini. Harga yang tinggi membuat produk ini sulit bersaing dan tidak menarik perhatian pasar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

iOS 26.5 Bawa Fitur Baru pada Aplikasi Pesan

iOS 26.5 Bawa Fitur Baru pada Aplikasi Pesan

OTOTEKNO
iPhone 18 Pro Diramal Tak Naik Harga di Tengah Krisis RAM

iPhone 18 Pro Diramal Tak Naik Harga di Tengah Krisis RAM

OTOTEKNO
Bocoran Penampakan Ponsel Lipat iPhone Dapat Review Negatif

Bocoran Penampakan Ponsel Lipat iPhone Dapat Review Negatif

OTOTEKNO
Samsung Galaxy S26 Punya Quick Share untuk Berbagi ke Perangkat iPhone

Samsung Galaxy S26 Punya Quick Share untuk Berbagi ke Perangkat iPhone

OTOTEKNO
WhatsApp Akhirnya Memungkinkan Pengguna iPhone Jalankan 2 Akun

WhatsApp Akhirnya Memungkinkan Pengguna iPhone Jalankan 2 Akun

OTOTEKNO
Tak Mau Karyawannya Kabur, Apple Beri Bonus hingga Rp 6,4 Miliar

Tak Mau Karyawannya Kabur, Apple Beri Bonus hingga Rp 6,4 Miliar

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon