ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bangkit dari Krisis, Nissan Siapkan Serbuan Model Baru hingga 2027

Kamis, 27 Maret 2025 | 12:05 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Nissan akan menghadirkan enam mobil baru yang futuristis.
Nissan akan menghadirkan enam mobil baru yang futuristis. (Carscoops/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com - Nissan tengah berupaya bangkit dari krisis setelah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penurunan penjualan, masalah keuangan, gagalnya negosiasi merger dengan Honda, hingga pengunduran diri CEO mereka. Namun, alih-alih terpuruk, pabrikan asal Jepang ini justru menyiapkan gebrakan besar dengan meluncurkan berbagai model baru hingga 2027.

Salah satu langkah strategis dalam kebangkitan Nissan adalah perubahan besar pada Nissan Leaf. Mobil listrik ini kini bertransformasi dari hatchback sederhana menjadi crossover dengan desain lebih ramping, pelek  19 inci, serta atap kaca panorama. 

“Menggunakan platform CMF-EV yang sama dengan Nissan Ariya, Leaf generasi terbaru ini menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dan menjadi model pertama Nissan yang menggunakan port pengisian daya NACS, sehingga kompatibel dengan jaringan Supercharger Tesla,” tulis Carscoops, Kamis (27/3/2025).

Di pasar Amerika Utara, Nissan akan meluncurkan generasi terbaru Nissan Leaf EV, sedan Sentra, dan SUV Rogue. Pathfinder juga akan mendapatkan pembaruan desain. Nissan Rogue 2026, yang dikenal sebagai X-Trail di beberapa negara lain, akan hadir dalam tiga varian: bensin, hybrid, dan plug-in hybrid. Model plug-in hybrid ini akan berbagi platform dengan Mitsubishi Outlander, memanfaatkan aliansi Nissan dengan Renault dan Mitsubishi.

ADVERTISEMENT

Pathfinder juga akan mengalami facelift dengan desain wajah baru yang lebih segar dan akan diperkenalkan akhir tahun ini. Selain itu, Nissan yang bangkit dari krisis juga tengah menyiapkan SUV listrik baru yang dirancang untuk kebutuhan petualangan dan diproduksi di pabrik Nissan di Canton, Mississippi, dengan target peluncuran pada 2027.

Di Eropa, Nissan akan meluncurkan Micra listrik berbagi platform dengan Renault R5 E-Tech, menawarkan desain kompak dan stylish bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Selain itu, Juke listrik akan hadir dengan desain agresif terinspirasi dari konsep Hyper Punk. Nissan Qashqai juga akan mendapatkan pembaruan dengan sistem hybrid e-Power generasi ketiga yang lebih efisien.

Untuk pasar Amerika Latin, Nissan tengah menyiapkan generasi terbaru pikap Navara/Frontier yang akan hadir pada 2026 dengan desain lebih agresif dan sistem infotainment terbaru. Di Australia, Nissan menyiapkan pikap satu ton berbagi platform dengan Mitsubishi Triton, yang dijadwalkan meluncur pada tahun yang sama.

Di India, Nissan akan memperkenalkan dua model baru yang diproduksi di Chennai: minivan bergaya crossover pada 2025 dan SUV lima penumpang yang berbasis Renault Duster pada 2026. Sementara itu, di Jepang, Nissan akan merilis facelift untuk mobil kei car pada 2025 dan generasi terbaru minivan besar dengan sistem hybrid pada 2026.

Ivan Espinosa, Chief Planning Officer Nissan yang akan segera menjabat sebagai CEO, menyatakan, "Dalam dua tahun ke depan, kami akan menghadirkan lini produk yang luar biasa, termasuk Nissan Leaf terbaru dan Micra EV yang berani. Tapi itu belum semuanya, masih banyak pembaruan menarik lainnya".

Bangkit dari krisis bukan hanya soal bertahan, tetapi juga soal berinovasi dan beradaptasi. Dengan strategi agresif ini, Nissan bertekad mengukuhkan posisinya di industri otomotif global dengan model-model terbaru yang lebih modern, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon