Hindari Tarif Impor Trump, Apple Perluas Produksi iPhone di Brasil
Minggu, 6 April 2025 | 06:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Apple dilaporkan berencana memperluas fasilitas manufakturnya di Brasil. Langkah ini dilakukan untuk menghindari dampak tarif impor baru yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari China.
Diketahui, mayoritas produk Apple, terutama iPhone, diproduksi di China. Pabrik utamanya dijalankan oleh Foxconn yang merupakan mitra manufaktur terbesar Apple. Sebagiannya lagi diproduksi di India.
Kebijakan tarif impor Trump mencakup kenaikan pajak impor sebesar 34% untuk produk dari China dan 26% untuk produk dari India, dua pasar penting dalam rantai pasokan perangkat keras Apple. Akibatnya, Apple harus membayar pajak lebih tinggi yang berpotensi dibebankan kepada konsumen.
Dilansir dari GSM Arena, Sabtu (5/4/2025), untuk mengurangi dampak tarif tinggi tersebut, Apple mempertimbangkan memperluas fasilitas perakitannya di Brasil, yang hanya dikenai tarif impor sebesar 10%. Negara Amerika Selatan ini dinilai menjadi alternatif menarik bagi produksi iPhone yang sebelumnya didominasi oleh pabrik di Tiongkok dan India.
Sebelumnya, Apple sudah memproduksi iPhone 13, 14, dan 15 di fasilitas Brasil. Kini, mereka tengah bersiap memperluas kapasitas produksi untuk mencakup iPhone 16 Pro, yang memerlukan restrukturisasi dan investasi tambahan.
Dengan cara ini, Apple tidak hanya akan memenuhi permintaan lokal, tetapi juga mengekspor sebagian produksinya ke AS, sehingga terhindar dari sebagian besar tarif impor Trump.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




