YouTube Uji Coba AI Deteksi Umur, Akurasi Masih Dipertanyakan
Kamis, 31 Juli 2025 | 15:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – YouTube tengah menguji sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) baru yang diklaim mampu menebak usia pengguna hanya dari kebiasaan menonton video, bukan dari tanggal lahir yang diisi saat mendaftar.
Dilansir dari How To Geek, Kamis (31/7/2025), sistem ini akan menganalisis berbagai faktor, mulai dari jenis video yang dicari, kategori konten yang paling sering ditonton, hingga lama usia akun. Berdasarkan data tersebut, AI akan memutuskan apakah seorang pengguna berusia di bawah atau di atas 18 tahun.
Apabila sistem menilai pengguna masih di bawah umur, YouTube otomatis akan mengaktifkan fitur ramah anak. Dampaknya, pengguna tidak lagi mendapat iklan yang dipersonalisasi, memperoleh lebih banyak fitur wellbeing, serta rekomendasi video yang lebih terkontrol agar tidak terus-menerus menonton konten sejenis.
Namun, YouTube mengakui ada kemungkinan salah deteksi. Apabila AI keliru menganggap pengguna di bawah umur, maka pengguna harus membuktikan dirinya sudah 18 tahun ke atas dengan menunjukkan kartu identitas resmi atau bahkan selfie. Setelah diverifikasi, barulah akses ke konten terbatas usia akan dipulihkan.
Uji coba awal sistem ini akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang untuk kelompok kecil pengguna di Amerika Serikat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




