ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Belum Pastikan Subsidi Motor Listrik, Industri Gelisah

Senin, 25 Agustus 2025 | 18:55 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Cara mendapatkan subsidi motor listrik.
Cara mendapatkan subsidi motor listrik. (Antara/Sulthony Hasanuddin)

Jakarta, Beritasatu.com - Subsidi motor listrik yang berakhir pada Desember 2024 hingga kini belum dipastikan kelanjutannya. Kondisi ini membuat produsen motor listrik harus memutar otak agar tetap bisa menarik konsumen meski tanpa kepastian insentif dari pemerintah.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengaku masih membahas kelanjutan subsidi motor listrik bersama kementerian dan lembaga terkait. “Usulan-usulan datang dari industri yang diwakili asosiasi. Setelah sampai ke kami, usulan itu dibahas bersama pimpinan asosiasi dan kementerian atau lembaga terkait,” ujar Mahardi Tunggul Wicaksono, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Menurut Tunggul, proses penerbitan aturan subsidi motor listrik harus melewati berbagai mekanisme. Meski begitu, ia berharap regulasi bisa segera rampung. 

ADVERTISEMENT

“Sejauh ini masih dalam proses. Kami menunggu arahan lebih lanjut. Karena sudah menjadi kebutuhan, kami terus diskusikan dengan kementerian dan lembaga terkait. Jadi ditunggu saja,” katanya.

Sebagai catatan, subsidi motor listrik pertama kali diterbitkan pada Maret 2023 dengan kuota 200.000 unit. Namun, karena penyerapannya rendah, kuota tahun berikutnya dipangkas menjadi 50.000 unit. Menariknya, minat masyarakat justru meningkat, hingga pemerintah menambah kuota 10.000 unit pada Agustus 2024.

Ketidakpastian subsidi membuat beberapa produsen akhirnya mengambil langkah sendiri. Polytron, misalnya, tetap memberikan subsidi Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik meski margin keuntungan menipis. 

“Ya pasti (margin keuntungannya menipis), itu sudah pasti. Tapi Polytron kalau sudah terjun ke suatu bisnis, dalam hal ini motor listrik, pasti akan commit. Jadi biar kami yang ngurus di dapur, kami usahakan produk kami memenuhi kebutuhan konsumen. Kami tinggal tunggu bagaimana respons konsumen,” jelas Ilman Fachrian, Head of Product EV 2W Polytron Indonesia.

Dengan belum adanya kejelasan dari pemerintah, produsen motor listrik kini berada dalam posisi serba sulit. Mereka harus terus berinovasi dan mencari strategi agar pasar tetap bergairah, sembari menanti keputusan resmi soal insentif yang sangat ditunggu industri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon